Namun, menurut Muchlis Misbah menyampaikan bahwa lonjakan kebutuhan pada 2025 membuat alokasi anggaran tersebut kembali tertekan. Kondisi ini harus segera direspons agar pemerintah tetap hadir di tengah masyarakat yang sedang berduka.
“Kalau ada warga yang berduka dan tidak mampu, seharusnya tidak perlu lagi memikirkan biaya. Pemerintah kota harus hadir langsung memberikan bantuan,” ungkapnya.
Ia menekankan, bantuan kain kafan dan perlengkapan jenazah memiliki nilai kemanusiaan yang sangat penting, terutama bagi keluarga kurang mampu. Program ini, harus benar-benar menyasar warga yang membutuhkan agar tidak menambah beban di saat situasi duka.
“Bantuan kepada masyarakat seperti ini adalah solusi yang tepat dan harus terus diperkuat,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















