“Kami percaya pembangunan yang kuat tidak hanya bertumpu pada aspek fisik, tapi juga pada pembangunan karakter, moral, dan spiritual masyarakat. Di sinilah peran IAPIM menjadi sangat penting,” tegasnya.
Sambutan Munafri diwarnai suasana hangat ketika ia berbagi kisah pribadi tentang keinginannya di masa kecil untuk masuk Pesantren IMMIM yang sempat tertahan oleh perdebatan orang tuanya. Cerita itu disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.
“Bapak saya selalu bilang, Seandainya kau masuk, kau yang pidato di atas situ’. Tapi Alhamdulillah, hari ini bukan ceramah di masjid, tapi memberikan sambutan pada pelantikan pengurus IAPIM,” ungkap Munafri disambut riuh tepuk tangan.
Ia juga menyinggung keberadaan sejumlah alumni IMMIM yang kini bekerja di lingkungan Pemerintah Kota Makassar dan berharap nilai-nilai kedisiplinan serta jiwa korsa pesantren dapat tercermin dalam kinerja mereka.
“Kalau Direktur Umum PD Parkir yang bergabung, mestinya ‘jiwa korsa’ IMMIM-nya ikut berkontribusi. Minimal tidak ikut-ikutan dengan masyarakat yang memarkir kendaraannya di sembarang tempat,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Munafri menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus IAPIM yang baru dilantik serta berharap sinergi yang terbangun dapat memperkuat proses pembangunan di Kota Makassar.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar kami mengucapkan selamat atas dikukuhkannya dan dilantiknya pengurus ini. Insya Allah ini bisa membangun sinergi yang baik dalam rangka proses pembangunan yang ada di Kota Makassar yang kita cintai ini,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















