Home / Sulsel

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:17 WIB

Pemkot Makassar Dapat Apresiasi KLH, Pengelolaan Sampah Dinilai Mulai Berjalan Baik

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mendapat dorongan sekaligus apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terkait upaya peningkatan kebersihan dan penataan pengelolaan sampah secara berkelanjutan, khususnya dari rumah sebelum ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang.

Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku Kementerian Lingkungan Hidup (Pusdal LH SUMA-KLH), Dr. Azri Rasul, saat melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di kediaman Wali Kota
Makassar, Kamis 22 Januari 2026.

Dr. Azri Rasul mengatakan, pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kebersihan kota serta pengelolaan sampah di TPA Antang agar dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami membahas banyak hal soal kebersihan di Makassar. Tujuannya untuk mengurangi beban sampah dimulai dari rumah sebelum ke TPA,” jelasnya.

Baca Juga:  Hadiri Pemusnahan 940 Buah Sajam, Wali Kota Danny : Pembusuran di Makassar Berkurang

Ia menilai, dalam beberapa bulan terakhir kepemimpinan Wali Kota Makassar telah terlihat perkembangan signifikan dalam pembenahan kota, khususnya di sektor kebersihan.

“Sudah banyak perkembangan yang dilakukan Pak Wali terkait pembenahan kota,” katanya.

“Melalui Dinas Lingkungan Hidup, pembenahan dilakukan dengan mengikuti ketentuan-ketentuan sebagaimana layaknya kota yang bersih,” ujar Azri.

Menurutnya, pembenahan tidak hanya difokuskan di hilir atau TPA, tetapi dimulai dari hulu, yakni dari sumber sampah itu sendiri.

Salah satunya melalui pengaktifan kembali Bank Sampah Unit (BSU) di tingkat masyarakat.

Selain itu, pengolahan Sementara berbasis reduce, reuse, recycle. (TPS 3R) adalah salah satu cara pengolahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah.

“Mulai dari sumbernya, bagaimana menghidupkan Bank Sampah Unit, kemudian mengaktifkan TPS 3R, serta pembenahan pengelolaan sampah di TPA. Saya lihat ini sudah mulai berjalan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Priska Adnan: Program Pekarangan Pangan Lestari Solusi Atasi Stunting di Daerah

Tak hanya itu, Azri juga menekankan keberadaan fasilitas pengolahan sampah di bagian tengah, seperti Material Recovery Facility (MRF), yang mencakup TPS 3R, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), serta Bank Sampah Induk atau Bank Sampah Pusat.

Fokusnya adalah bagaimana sampah bisa terkelola sebanyak mungkin di sumber dan di bagian tengah.

“Dengan begitu, sampah yang masuk ke TPA nantinya hanya berupa residu, yaitu sampah yang memang sudah tidak bisa diolah lagi,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pengelolaan sampah yang optimal dari hulu hingga tengah menjadi kunci untuk mengurangi beban TPA Antang secara signifikan.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pemkab dan KONI Wajo Luncurkan Maskot Porprov 2026, Tegaskan Kesiapan Jadi Tuan Rumah

Sulsel

Wali Kota Munafri Tegaskan Komitmen Wujudkan Makassar Kota Ramah Anak di Hari Anak Nasional 2026

Sulsel

Ketika Senyum Anak-Anak Mekar di Serambi Masjid

Sulsel

Rezeki Nur Bersama Dinas DP3A Kota Makassar Perkuat Pengawasan Angkatan VIII TA 2026

Sulsel

Gelar Pengawasan Angkatan VIII, Odhika Cakra Ajak Masyarakat Berikan Saran dan Kritik Membangun

Sulsel

Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run 2026

Sulsel

Munafri Ingin RT/RW Jadi Pusat Pemberdayaan Warga Lewat Pengelolaan Sampah

Sulsel

Jejak Dakwah dari Tanah Sudan Menyapa Jamaah Masjid Besar Al-Abrar