Home / Daerah / SOPPENG / Sulsel

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:22 WIB

Ketua KKBS DKI Jakarta H. Amiruddin, 33 Tahun Baru Kembali Sambut Ramadhan di Soppeng

MEDIASINERGI.CO

SOPPENG – Sejak meninggalkan tanah kelahiran Bumi Latemmamala  Tahun 1993. H. Amiruddin, S.H., M.H., M.M., Ph.D, akhirnya bisa meluangkan waktu pulang kampung menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M di Takalala Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng.

Saya bersama istri Hj. Darwati dan seorang anak yang juga sudah sarjana berkenan pulang kampung menikmati suasana Ramadhan sekaligus ziarah kubur orang tua dan keluarga, ungkap H. Amir (panggilan akrab H. Amiruddin) kepada mediasinergi.co di rumahnya Takalala, sabtu siang 21 Februari 2026.  Saya rindu kebiasaan orangtua menyambut bulan suci Ramadhan baca doa selamat nanre makkoring (nasi dalam periuk) diatasnya ada telur ayam rebus tiga biji, nasu manu lekku (ayam kampung dengan lengkuas), peco bue (dari kacang hijau), kalua dan makanan khas Bugis lainnnya.

Jumat terakhir sebelum memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, H. Amir sempat makan siang  secara prasmanan pada Jumat berkah di Masjid Nurul Falah Takalala bersama ratusan jamaah. Di Masjid Nurul Falah sudah sekian tahun pengurus masjid menggelar santap siang bersama secara prasmanan bagi ratusan jamaah. Di ungkapkan sempat keliling shalat tarwih selain di Masjid Nurul Falah, juga di Masjid Besar Baiturahman, Masjid Hilaluddin dan lainnya. Banyak keluarga dan teman sekolah sekian puluh tahun baru ketemu, ungkapnya.

Dari sekian putra daerah perantau  yang bertarung “menenun”nasib, H. Amiruddin yang lahir di Sekkang Desa Mariorilau 31 Desember 1964 dan saat ini dipercaya sebagai Ketua Wilayah Kerukunan Keluarga Besar Soppeng (KKBS) DKI Jakarta yang bisa memadukan kegiatan bisnis dengan terus menambah ilmu sebagai akademisi. Segenap warga asal Soppeng yang terhimpun dalam wadah KKBS untuk tetap menjalin komunikasi, keakraban dan persaudaraan setiap bulan ada arisan dan kegiatan sosial lainnya.

Baca Juga:  Edy Basri Resmi Pimpin PWI Sidrap-Enrekang

Ketika ditemui di rumahnya di Takalala ada sekitar tiga  jam H. Amiruddin  menapaktilas perjalanan hidupnya sejak kecil, saya dari keluarga di bawah NOL, ungkapnya merendah. Namun itulah menjadi motivasi bagaimana bisa merubah nasib diperantauan. Saat  di SDN 135 Salebbo dan tamat tahun 1977 tanpa alas kaki dengan ikat pinggang serpihan batang pisang berjalan kaki sekitar 10 km ke sekolah setiap hari. Selanjutnya tamat di SMPN 1 Takalala Tahun 1981, SMAN 200 (1) Soppeng Tahun 1984, Fakultas Hukum UNHAS Makassar tahun 1989. Mendaftar di UNHAS berbekal uang pinjaman dan setiap ke Makassar membawa jualan kelapa dan pisang untuk biaya hidup dan kuliah, kenangnya.

Kemudian tamat di Universitas Trilogi Jakarta, Magister Managemen Tahun 2014, Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar – Magister Hukum Perdata tahun 2015 dan pendidikan S.3  di Univesitas Pendidikan Sultan Idris Tanjung Malim Malaysia dan nanti diwisuda tahun 2025 tertunda karena Covid-19. Selain itu berkenan menambah ilmu di Akademi Hukum International di Den Haag Belanda tahun 1994, memiliki Sertfikat Dosen (SERDOS), Asisten Ahli (AA) dan juga sebagai anggota Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Universitas Azzahra.

Baca Juga:  Jaga Kebersamaan dan Melayani, Pemkot Hadirkan Layanan Publik Gratis di HUT Kota Makassar ke-418

Perjalanan nasib mulai berubah ketika mendirikan PT. Adinda Mario Mandiri (Badan Perekrutan International ) serta PT. Aman Wisata Tour and Travel sambil mengembangkan pengelolaan budi daya burung walet. Selaku owner PT. Adinda Mario Mandiri H. Amir yang fasih berbahasa Inggeris, Belanda, Perancis, Jepang, Jerman saat ini sudah menjalin kerja sama/usaha patungan atau Joint Venture dengan 16 perusahaan International diantaranya Okinawa Chuoh Gyorui Co LTD Kota Itoma Okinawa Jepang, perusahaan Korea, Taiwan, New Zealand dan Amerika Serikat.

Saya sebenarnya masih mau tinggal tetapi kemarin ada telepon diminta ke Jakarta, ungkap H. Amir yang juga sebagai Staf Ahli DPR RI Fraksi PAN. Serta ketua pembangunan Masjid Rahmatusholihin Kelurahan Rawajati Kalibata Jakarta Selatan.

Ketika ditanya apa yang paling berkesan setamat UNHAS di tanah kelahiran, Amiruddin sempat bekerja sebagai pemandu wisata lepas di PT. Facto Tourism LTD. Saya ingat ketika ditugaskan melapor ke Bupati Soppeng H. Umar Lakunnu waktu itu karena ada tourist mau berkunjung ke Sao Mario Batu Batu, pegawai kantor bupati mengira saya penjual parfum karena tas ransel pinjaman yang saya pakai usang dan robek- robek, katanya sambil tertawa lepas. (mar)

Share :

Baca Juga

HALO POLISI

Perkuat Silaturahmi, Polres Wajo Bagikan Daging Kurban kepada Warga dan Personel

Sulsel

Suasana Kekeluargaan Warnai Open House Idul Adha Munafri-Melinda di Rujab Wali Kota

Sulsel

Bupati Wajo Pimpin Penyembelihan 32 Ekor Sapi Kurban Pemkab Wajo

Sulsel

Munafri: Festival Keberkahan Kurban Bosowa Jadi Ajang Berbagi dan Pemberdayaan Masyarakat

Sulsel

Bupati Daeng Manye Serahkan Bantuan Sapi Kurban dari Presiden Prabowo ke Warga Takalar

Sulsel

Momen Idul Adha, Bupati Takalar Ajak Warga Teladani Pengorbanan Nabi Ibrahim AS

Sulsel

Pemkot Makassar Distribusikan 7261 Sapi dan 402 Kambing Kurban

Sulsel

Maknai Idul Adha, Munafri Ajak Warga Makassar Rawat Persatuan dan Semangat Berbagi ke Sesama