Home / Daerah / Wajo

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:54 WIB

Maksimalkan Potensi Pertanian, Ketua Komisi II Herman Arif Dorong Wajo Punya Anggaran Alsintan Sendiri

MEDIASINERGI.CO

WAJO – Sebagai daerah yang menyandang status penghasil padi terbesar kedelapan di Indonesia, Kabupaten Wajo menghadapi realita pahit. Meski dikenal sebagai “Bumi Lammaddukelleng” yang subur, pemerintah daerah justru “tangan terikat” dalam membantu petani terkait pengadaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

Hingga saat ini, bantuan alsintan di Wajo masih bergantung sepenuhnya pada kucuran pemerintah provinsi dan pusat karena tidak adanya nomenklatur anggaran di tingkat kabupaten.
Tersandera Aturan Nomenklatur
Ketua Komisi III DPRD Wajo, Herman Arif, menyatakan keprihatinannya atas kondisi ini. Menurutnya, ketergantungan ini sangat kontradiktif dengan posisi Wajo sebagai pilar pangan nasional.

Setiap kali menggelar reses (temu konstituen), aspirasi masyarakat selalu didominasi oleh dua hal: perbaikan jalan dan bantuan alat pertanian. Hal ini wajar mengingat mayoritas penduduk Wajo menggantungkan hidup di sektor agraris.

“Kita sudah saatnya tidak bergantung lagi dengan provinsi dan pusat. Kita harus mandiri. Kita mampu kok,” ujar Herman Arif dengan nada optimis.

Ditulis oleh Asmarani Harma

Belum ada informasi tentang penulis ini.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Andi Rosman Hadiri Hari Tani dan Pesta Panen di Talotenreng, Tegaskan Dukungan untuk Petani

Sulsel

6.000 Liter Air Bersih Disalurkan Polres Wajo untuk Warga Kampung Baru Desa Nepo

Sulsel

Bupati Wajo Andi Rosman Tegaskan Komitmen Genjot Pertumbuhan Ekonomi dan Penguatan UMKM

Sulsel

Perjuangan Gubernur Sulsel, PI 10 Persen Disetujui KKKS Dirjen Migas, Andi Rosman: Segera Ditindaklanjuti