Home / HALO POLISI / Sulsel

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:48 WIB

Polda Sulsel Jatuhkan Sanksi PTDH Terhadap Bripda P

MEDIASINERGI.CO

MAKASSAR – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar sidang kode etik dan Profesi Polri terhadap Bripda P dalam kasus meninggalnya Bripda Dirja Pratama di Mapolda Sulsel, Senin 02 Maret 2026.

Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Zulham Effendy, S.IK., M.H didampingi Kabid Humas Kombes Pol Didik Supranoto, S.IK., M.H memaparkan hasil persidangan kepada awak media rangkaian pemeriksaan, penyelidikan hingga persidangan  telah membuktikan secara jelas perbuatan Bripda P sebagai pelaku utama  dalam kasus tersebut. Fakta persidangan keterangan awal pelaku tidak sesuai dengan fakta yang terungkap di persidangan.

Awalnya keterangan pelaku hanya sekali memukul di bagian perut  dan sekali di wajah korban, ternyata dari fakta persidangan kita mendapatkan adanya beberapa kali pemukulan. Hal tersebut disesuaikan dengan hasil visum, jelas Kombes Zulham Effendy. Dari hasil visum ditemukan sejumlah luka memar serta luka robek pada bagian tubuh korban. Fakta tersebut dinilai selaras dengan keterangan saksi serta alat bukti lain yang dihadirkan dalam persidangan.

Baca Juga:  Jadi Narasumber Pelatihan Kepemimpinan Nasional, Danny Bocorkan Jurusnya Menangkan Hati Rakyat

Dikatakan, kita melihat adanya kesesuaian antara hasilvisum dengan keterangan dari fakta persidangan dan keterangan terduga pelaku. Walaupun awalnya yang bersangkutan Bripda P tidak mengakui namun melalui pemeriksaan saksi saksi  yang berada di tempat kejadian fakta tersebut dapat dibuktikan.

Berdasarkan seluruh rangkaian fakta  dan pembuktian tersebut sidang komisi kode etik Polri menyatakan perbuatan pelaku sebagai perbuatan tercela dan menjatuhkan sanksi administratif terhadap Bripda P berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Anggota komisi kode etik Polri menyatakan sanksi PTDH memang sanksi yang pantas karena menghilangkan nyawa dari rekannya sesama Polisi.

Baca Juga:  Gelar Sosialisasi, Rezki Berikan Edukasi Orang Tua untuk Melindungi Anak dengan Kasih Sayang

Selain pelaku utama Kabid Propam juga menyampaikan bahwa terdapat tiga personel lain yang turut diproses terkait dugaan obstruction of justice  yang dinilai memiliki peran masing masing dalam kasus tersebut. Polda Sulsel menegaskan komitmennya menegakkan disiplin dan kode etik Polri secara tegas profesional dan transparan sebagai bentuk tanggung jawab institusi  serta wujud keadilan  bagi korban dan keluarga. (mar)  

Share :

Baca Juga

Sulsel

TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch

PINRANG

Ketua DPW PBB Sulsel Roadshow Panaskan Mesin Partai Bulan Bintang

Makassar

Jejak Panjang Sang Seniwati, Dra. Hj. Murtini Suharto Daeng Te’ne

PINRANG

Lurah Benteng Sawitto Serahkan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Tidak Mampu

SOPPENG

Satresnarkoba Polres Soppeng Mengamankan Dua Pelaku Terduga Pengedar Narkotika

Sulsel

Wali Kota Munafri Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

PINRANG

Wabup Sudirman Menyampaikan, Apresiasi Terhadap Peran Aktif DPRD Pinrang Dalam Menyerap Dan Menyampaikan Berbagai Aspirasi Masyarakat

Sulsel

Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Munafri: Pembenahan Ramah Lingkungan