Home / Sulsel

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:10 WIB

Pemkab Takalar – BNNP Sulsel Teken PKS, Menuju Pembentukan BNNK dan Desa Bersinar

MEDIASINERGI.CO TAKALAR — Pemerintah Kabupaten Takalar resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan, dalam rangka penguatan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Rabu 4 Maret 2026.

Penandatanganan PKS tersebut menjadi tonggak awal sinergi antara Pemkab Takalar dan BNNP Sulsel dalam membangun Takalar yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba menuju Indonesia Bersinar.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus (Daeng Manye), bersama Kepala BNNP Sulsel, Agung Prabowo, disaksikan jajaran Forkopimda, Wakil Bupati, Sekda, Kepala OPD, Camat, serta Lurah se-Kabupaten Takalar.

Baca Juga:  Kapolsek Cempa Bersinergi Dengan Masyarakat Lakukan Kerja Bakti

Tahap Awal Pembentukan BNN Kabupaten

Dalam sambutannya, Bupati Takalar menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah awal menuju pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Takalar.

“Kita sepakat untuk pembentukan BNN di Takalar. Tahap awal kita lakukan PKS sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi. Sebelum terbentuk BNN Kabupaten, kita akan membentuk Unit Pelayanan Terpadu sebagai masa transisi,” ujar Dg Manye.

Ia menjelaskan, percepatan realisasi tersebut merupakan hasil diskusi intens bersama jajaran BNNP Sulsel sepekan sebelumnya.

“Kurang lebih satu sampai satu setengah jam kita diskusi. Dan sesuai semangat Takalar cepat, minggu berikutnya langsung kita realisasikan. Ini bentuk keseriusan kita,” tegasnya.

Baca Juga:  Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-77, Wali Kota Danny: 5.005 Meter Bendera Merah Putih Selimuti Anjungan Pantai Losari

ASN Harus Jadi Benteng Negara

Bupati juga menyoroti ancaman narkoba terhadap aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, ASN merupakan benteng negara dalam pelayanan publik.

“ASN ini benteng negara. Bagaimana mau melayani masyarakat kalau terpengaruh zat adiktif? Kredibilitas dan kualitasnya pasti turun,” katanya.

Ia menyebut narkoba sebagai silent killer yang merusak secara perlahan dan kini pola distribusinya semakin canggih serta menyasar berbagai kalangan, termasuk anak-anak.

“Kalau generasi kita rusak karena narkoba, bagaimana kita mau menuju Indonesia Emas? Ini sangat berbahaya bagi masa depan Takalar,” bebernya.

Share :

Baca Juga

SOPPENG

Satlantas Polres Soppeng Bagikan Sembako dan Air Minum Rangkaian HUT ke 71 Lalu Lintas

ENREKANG

Kadis Dikbud Enrekang Lepas Kontingen GSI ke Tingkat Provinsi

Makassar

Kursi Menkeu Berganti, Rakyat Menunggu Bukti

PINRANG

Pemkab Pinrang mendukung Pemprov Sulawesi Selatan Mengamankan Distribusi BBM dan LPG Bersubsidi

Sulsel

Komisi B DPRD Makassar Apresiasi Kesiapan PDAM Hadapi Kemarau Panjang

Sulsel

Munafri Minta Pertamina Segera Pulihkan Kondisi BBM, Masyarakat Perlu Segera Beraktivitas Normal

Sulsel

Munafri Suarakan Kepentingan Ojol, Usul Relaksasi di Aturan Ganjil Genap Saat Pengisian di SPBU

Makassar

Polda Sulsel Bongkar Sindikat BBM Subsidi, Kapal Tanker Disita