Lebih jauh, dalam menangani persoalan tersebut, Munafri menjelaskan bahwa Kota Makassar membutuhkan pembaruan sistem pengelolaan drainase secara menyeluruh.
Ia menggaris bawahi persoalan utama, yakni integrasi antara saluran primer, sekunder hingga tersier perlu diperbaiki agar penanganan tersumbatnya saluran air dapat dilakukan secara lebih sistematis. Untuk itu, saat ini Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan langkah teknis berbasis kajian-kajian.
“Kita harus memiliki blueprint pengelolaan sistem saluran air di Kota Makassar yang diperbarui, sehingga jalur pembuangan primer, sekunder hingga tersier bisa terintegrasi dengan baik. Ini menjadi tugas kami agar persoalan banjir bisa tertangani secara bertahap dari tahun ke tahun,” jelasnya.
Selain menyerap aspirasi terkait banjir, Munafri juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia meminta jajaran pemerintah wilayah hingga tingkat RT/RW untuk memastikan pengangkutan sampah tetap berjalan optimal meski sebagian petugas kebersihan akan mudik.
“Jangan sampai menjelang Idul Fitri kita dihadapkan dengan tumpukan sampah. Pengaturan shift petugas harus diperhatikan, dan tentu ini juga menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai warga,” pungkasnya.(jk)
Editor: Sudirman















