Sebaliknya, kegiatan yang dilakukan masyarakat juga membutuhkan keterlibatan pemerintah agar dapat terlaksana secara optimal.
“Apapun yang dilakukan pemerintah kalau tidak mendapat dukungan masyarakat tentu tidak akan maksimal. Begitu juga sebaliknya,” ungkapnya.
Munafri mengatakan, Ramadan merupakan bulan penuh kemuliaan yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia.
Oleh karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak menyia-nyiakan kesempatan di penghujung bulan suci tersebut.
“Artinya, seminggu lagi Ramadan ini akan meninggalkan kita. Rugi kalau Ramadan hanya berlalu begitu saja tanpa ada bekas yang ditinggalkan,” ujar Munafri di hadapan jamaah usai salat Isya dan Tarawih.
Melalui kegiatan Safari Ramadan tersebut, Munafri berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat, sehingga berbagai persoalan yang ada di wilayah dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Selain program pemerintah, Munafri juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya dengan membersihkan saluran air dan selokan di sekitar rumah.
Dia menilai langkah kecil seperti menjaga kebersihan drainase dapat memberikan dampak besar dalam mencegah banjir.
“Kalau dimulai dari rumah kita sendiri, lalu menular ke tetangga dan lingkungan sekitar, insyaallah akan memberikan hasil yang baik,” imbuhnya.
Munafri juga meminta camat, lurah, serta para ketua RT dan RW untuk menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah.
Ia berharap aparat wilayah dapat menjadi mata dan telinga pemerintah dalam mendeteksi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Tugas Pak Camat, Pak Lurah, RT dan RW adalah menyampaikan persoalan yang ada di wilayahnya agar pemerintah bisa hadir menyelesaikannya,” tutupnya.
Diketahui, kesempatan ini Pemkot kersajama Bosowa Peduli memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat setempat.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















