MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Suasana penuh kegembiraan dan rasa syukur menyelimuti ribuan petugas garda terdepan yang selama ini bekerja menjaga kebersihan lingkungan dan kelancaran sistem drainase se-Kota Makassar.
Senyum dan antusiasme tampak dari para Satgas Kebersihan dan Satgas Drainase saat menerima paket Lebaran yang diserahkan langsung oleh Pemerintah Kota Makassar sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka.
Kegiatan pemberian paket Lebaran tersebut berlangsung di Tribun Lapangan Karebosi, Minggu 15 Maret 2026, dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Makassar, para asisten dan staf ahli, seluruh kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar, para camat, serta para Direktur Utama Perusahaan Daerah.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan, apa dilakukan ini menjadi wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Makassar, terhadap para petugas lapangan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan publik. Khususnya dalam menjaga kebersihan kota dan memastikan sistem drainase tetap berfungsi optimal demi kenyamanan masyarakat.
“Paket lebaran ini, yang kami berikan diharapkan dapat menambah kebahagiaan para petugas bersama keluarga menjelang hari raya,” harap Appi.
Dalam kesempatan ini, menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota Makassar menyalurkan total 7.100 paket lebaran kepada para petugas kebersihan dan satgas se-Kota Makassar.
Pemberian paket lebaran, Kolaborasi Pemkot Makassar, Bosowa Peduli, Kalla Group, Bank Sulselbar, FKIJK, BAZNAS, serta CSR lainya.
Ribuan paket lebaran diperuntukkan bagi para Satgas Kebersihan yang setiap hari bertugas menjaga lingkungan kota tetap bersih, serta para Satgas Drainase yang berperan penting memastikan sistem saluran air berjalan dengan baik.
Dari total bantuan tersebut, sebanyak 456 paket juga diberikan kepada Satgas dari Dinas Pekerjaan Umum yang turut menjadi bagian penting dalam menjaga infrastruktur kota.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan pemberian paket Lebaran bagi para Satgas se-Kota Makassar dapat terlaksana.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras para petugas lapangan yang selama ini bekerja tanpa lelah menjaga kebersihan kota.
Pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan bahwa, peran Satgas sangat vital bagi keberlangsungan pelayanan publik di Kota Makassar.
Ia menyebut, dari tangan dan keringat para Satgas, sampah yang menumpuk di selokan maupun di jalanan dapat terangkat, hingga akhirnya diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di kawasan Antang.
“Karena dari tangan dan keringat Bapak Ibu inilah sampah-sampah yang ada di selokan bisa terangkat, sampah yang berseliweran di jalanan bisa dibersihkan, sampai akhirnya proses pengangkutan sampah dari rumah tangga menuju TPA di Antang dapat berjalan,” kata Munafri.
Menurutnya, kinerja para Satgas tentu tidak dapat diukur hanya dengan pembagian paket Lebaran. Namun perhatian pemerintah kepada para petugas lapangan, termasuk keluarga mereka, akan terus menjadi komitmen Pemerintah Kota Makassar ke depan.
Ia juga menuturkan, kerja keras para Satgas drainase yang tetap bertugas di tengah kondisi cuaca ekstrem. Berkat kerja mereka, aliran air di berbagai titik kota dapat tetap berjalan dengan baik.
“Di tengah derasnya hujan tanpa henti, mereka memastikan alur air bisa berjalan dengan baik. Alhamdulillah, tahun ini frekuensi kebanjiran maupun genangan di Kota Makassar menurun sangat drastis berkat kerja-kerja Satgas,” ungkapnya.
Appi menambahkan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan kota serta penanganan berbagai kondisi darurat tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Satgas kebersihan, BPBD, pemadam kebakaran, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan.
Ia menilai, kerja-kerja para Satgas merupakan gambaran nyata bagaimana pemerintah menjalankan pelayanan kepada masyarakat melalui kerja lapangan yang tidak mudah.
















