“Kehadiran kami ini bagian dari dukungan terhadap program Presiden yang dijalankan melalui pemerintah provinsi,” ujarnya.
Menurut dia, pelatihan seperti ini menjadi penting di tengah tuntutan penguatan sumber daya manusia aparatur. Disiplin dan kepemimpinan, kata dia, tidak cukup dibangun di ruang kantor—tetapi juga melalui pendekatan yang lebih tegas dan terstruktur seperti pelatihan militer dasar.
Ia menilai, ASN dan kepala desa yang mengikuti Latsarmil memiliki peran strategis dalam mentransformasikan nilai-nilai tersebut ke masyarakat.
“Nilai yang didapat di sini harus dibawa pulang. Diterapkan, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Andi Rosman juga mengingatkan delegasi dari Wajo untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama mengikuti pelatihan. Ia berharap, sepulang dari kegiatan, para peserta tidak hanya membawa pengalaman, tetapi juga semangat baru dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Jaga kesehatan, jaga kebersamaan. Ini untuk kebaikan kita bersama,” pungkasnya. (R/Ddy)
















