Appi menegaskan, langkah awal yang dilakukan pemerintah kota adalah mengkaji kondisi eksisting secara menyeluruh, lalu mendiskusikannya bersama seluruh pemangku kepentingan guna merumuskan konsep baru yang tepat.
Ia pun mengajak seluruh jajaran pemerintah kota untuk bersama-sama melihat kondisi di lapangan dan menyusun gagasan secara kolektif.
“Maka dari itu, saya mengajak rekan-rekan di PD Pasar, serta jajaran SKPD untuk bersama-sama melihat kondisinya, kita diskusikan supaya bisa terbangun sebuah konsep yang baru,” katanya.
Menurutnya, prinsip utama dari pengelolaan Pasar Sentral ke depan adalah memastikan bahwa pasar tersebut benar-benar menjadi milik masyarakat, serta memberikan manfaat ekonomi yang sebesar-besarnya bagi warga.
Yang jelas intinya bahwa pasar ini harus menjadi milik masyarakat dan harus kembali kepada masyarakat. Keuntungan-keuntungan yang terjadi di setiap transaksi harus menjadi keuntungan yang didapatkan oleh masyarakat.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan para pedagang. Ia menilai, pembangunan kota tidak akan berjalan optimal jika dilakukan secara parsial tanpa sinergi.
“Makassar ini tidak akan selesai kalau jalan sendiri-sendiri. Harus dibangun kolaborasi, kerja sama, dan sinergi untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan pemerintah tujuannya bagaimana masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal,” imbuh Appi.
Munafri menyebut, revitalisasi Pasar Sentral menjadi salah satu alternatif strategis untuk membangkitkan kembali ekonomi rakyat, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
Ke depan, konsep yang disiapkan akan mengarah pada penguatan fungsi pasar sebagai sentra UMKM yang modern dan terintegrasi. Pemerintah kota juga berencana mempelajari berbagai model pengelolaan pasar dari daerah lain sebagai referensi.
“Ada berbagai alternatif yang akan kita lakukan. Mungkin dalam minggu depan kami bersama PD Pasar, instansi terkait, dan pengelola akan melihat contoh konsep yang bisa kita bangun,” tuturnya.
Appi menambahkan, Pasar Sentral diharapkan menjadi ruang yang layak dan setara bagi para pelaku usaha lokal untuk berkembang, agar mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang hidup.
Minimal ini menjadi sentra UMKM, tempat yang layak bagi pengusaha di Kota Makassar. Tapi masuknya tidak boleh satu-satu, harus masif supaya ada crowd dan terbentuk ekosistem baru.
Selain itu, Munafri juga menekankan, potensi sektor pariwisata yang dapat tumbuh seiring dengan penataan kawasan pasar. Menurutnya, daya tarik wisata akan muncul jika didukung oleh infrastruktur dan fasilitas yang memadai.
“Seluruh konsep yang akan kita dijalankan nantinya, akan melalui proses diskusi bersama semua pihak, termasuk pengelola dan pedagang, guna menghindari adanya pihak yang dirugikan,” terangnya.
Munafri menutup dengan menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM akan menjadi langkah awal dalam proses revitalisasi Pasar Sentral, sementara konsep detailnya akan segera disusun dan diumumkan dalam waktu dekat.
“Intinya UMKM yang akan kita gerakkan. Kita mulai dari situ, dan konsep detailnya nanti akan kita sampaikan,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















