Home / Islami / Sulsel

Sabtu, 25 April 2026 - 20:22 WIB

Pimpinan Pusat Kukuhkan 519 Da’i Muda Muhammadiyah Sulsel

MEDIASINERGI.CO
MAKASSAR – Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi mengukuhkan 519 Da’i Muda Muhammadiyah Sulawesi Selatan, di Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam) Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Km-10, Makassar, Sabtu, 25 April 2026.

Pengukuhan dilakukan oleh Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Dr. Waluyo, Lc., MA, disaksikan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel Prof Ambo Asse, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Sulsel, serta Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulsel, dan pimpinan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah Tingkat Wilayah Sulsel.

“Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah sangat mengapresiasi atas program dan hasil yang telah dilakukan Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Majelis Tabligh Muhammadiyah Sulawesi Selatan saat ini menempati rangking pertama program pelatihan muballigh Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah se-Indonesia. Majelis Tabligh Muhammadiyah Sulsel paling produktif kegiatannya dalam hal Sekolah Tabligh,” kata Waluyo.

Baca Juga:  Sebelum Ramadhan, Masyarakat Tallo Bisa Nikmati Air Bersih dari PDAM

Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah lain juga aktif, kata Waluyo, terutama Majelis Tabligh Muhammadiyah Jawa Tengah dan Sumatera Utara.

“Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah saat ini punya program Sertifikasi Muballigh dan ini kelanjutan dari DMM. Muballigh yang telah mengikuti Sertifikasi Muballigh akan mendapatkan gelar Muballigh Muhammadiyah Pusat disingkat MMP. Setelah itu akan ada lagi Sertifikasi Muballigh Muhammadiyah Internasional dan akan mendapat gelar Muballigh Muhammadiyah Internasional disingkat MMI,” sebut Waluyo.

Jadwalkan Isi Pengajian

Apresiasi kepada Majelis Tabligh Muhammadiyah Sulsel juga diberikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Prof. Ambo Asse.

“Tidak ada lagi alasan kurang muballigh, kurang ustadz. Majelis Tabligh sudah memproduksi 519 Da’i Muda Muhammadiyah, dari 770 yang ikut sekolah tabligh. Kita harus menginventarisai kegiatan-kegiatan ananda semua. Dijadwalkan memberi pengajian di daerah, dijadwalkan di cabang, dijadwalkan di ranting, memberikan pengajian di amal usaha Muhammadiyah, memberikan pengajian di masjid-masjid Muhammadiyah. Ini nanti semua yang berhak mendapatkan Sertifikasi Muballigh Muhammadiyah,” kata Ambo Asse.
Para Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Sulsel diharapkan memanfaatkan para da’i muda alumni Sekolah Tabligh Muhammadiyah Sulsel yang umumnya sudah sarjana (S1) dan bahkan ada yang sudah magister (S2).

Baca Juga:  Ketua TP PKK Pinrang Hj. A. Sri Widiyati A. Irwan Hadiri Ajang Seni Budaya “Toraya Ma’gellu”

“Harus dimanfaatkan. Jangan sampai dibiarkan. Kalau dibiarkan, diambil oleh orang lain lagi. Amal usaha saja diambil oleh orang, apalagi kalau orang,” kata Ambo Asse sambil tersenyum.

Share :

Baca Juga

Sulsel

DBR: IAS Bawa Energi Baru, Golkar Sulsel Siap Bangkit dan Rebut Kemenangan

Sulsel

IAS ke Wajo: Jangan Bicara Pilgub, Solidkan Dulu Golkar

Sulsel

Porseni HUT RI di Balai Kota Makassar: Meriah dengan Lomba, Kompak Pilah Sampah

Sulsel

HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Semarakkan Perayaan Lomba Lingkup SKPD hingga Tingkat RT/RW

SOPPENG

TP PKK Soppeng Turut Memeriahkan HUT Ke-81 RI

SOPPENG

Perkuat Sinergi, Kapolres Soppeng Gelar Coffee Morning dengan Wartawan

Sulsel

Munafri: Event Jadi Mesin Ekonomi Makassar, Tamu Belanja, Hotel Terisi, UMKM Bergerak

Makassar

Ketika Polisi Hadir, Harapan Tumbuh di Shelter Tamalate