Home / Islami / Sulsel

Sabtu, 25 April 2026 - 20:22 WIB

Pimpinan Pusat Kukuhkan 519 Da’i Muda Muhammadiyah Sulsel

Pasukan Panah Dakwah

Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah Sulsel, Dr Nurdin Mappa, dalam sambutannya mengatakan, pengukuhan Da’i Muda Muhammadiyah bukan sekadar seremoni pengukuhan melainkan bai’at baru.

“Bai’at untuk jadi pelanjut risalah Nabi. Alumni Sekolah Tabligh bukan alumni biasa. Kalian adalah pasukan panah dakwah. Panah kalau tidak dilepas, ia hanya kayu. Alumni kalau tidak bergerak, ia hanya nama di sertifikat. Maka setelah hari ini, tidak ada kata ‘selesai sekolah’. Yang ada adalah ‘mulai bertugas’,” kata Nurdin.

Ia mengatakan, DNA Muhammadiyah yaitu KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah lewat tabligh.

“Beliau keliling kampung, keliling pasar, bukan cuma di mimbar. Beliau ajarkan Al-Ma’un, surah pendek, tapi gebrakannya panjang. Dari teologi ke aksi. Dari pengajian ke penyelesaian. Itulah Islam Berkemajuan. Islam yang tidak betah melihat umat bodoh, miskin, sakit. Maka tabligh kita bukan cuma bil lisan, tapi bil hal, bil mal, bil qolam, bil ilm,” kata Nurdin.

Baca Juga:  Data Manual Hingga 27 Desember, Capaian Vaksinasi Wajo 70 Persen Lebih

Para da’i muda Muhammadiyah diharapkan memahami medan dakwah hari ini. Medan dakwah sudah pindah dari surau ke TikTok, dari pengajian akbar ke grup WA, dari mimbar kayu ke podcast.

“Umat hari ini kena banjir informasi, tapi kekeringan teladan. Hoaks lebih cepat dari hadits. Joget lebih viral dari ngaji. Kalau mubaligh Muhammadiyah diam, maka ruang publik akan diisi orang yang tidak paham agama dan tidak paham Muhammadiyah,” kata Nurdin.
Ketua Panitia Pengukuhan Da’i Muda Muhammadiyah, Asnawin Aminuddin, dalam laporannya, mengatakan, ke-519 da’i muda Muhammadiyah yang telah dikukuhkan adalah alumni Sekolah Tabligh Muhammadiyah Sulsel Angkatan Kedua.

Baca Juga:  Tak Bahas Politik, Amran Mahmud dan Ketua Gelora Sulsel Pamer Keakraban

“Sekolah Tabligh Angkatan Pertama diadakan tahun lalu, dikukuhlan pada bulan Februari 2025, dengan jumlah alumni 27 orang. Sekolah Tabligh Muhammadiyah Sulsel Angkatan Kedua ini menghasilkan 519 da’i muda, dari 770 peserta secara keseluruhan. Jadi ada lebih dari 200 peserta yang tidak lulus,” kata Asnawin. (r)

Share :

Baca Juga

Sulsel

DBR: IAS Bawa Energi Baru, Golkar Sulsel Siap Bangkit dan Rebut Kemenangan

Sulsel

IAS ke Wajo: Jangan Bicara Pilgub, Solidkan Dulu Golkar

Sulsel

Porseni HUT RI di Balai Kota Makassar: Meriah dengan Lomba, Kompak Pilah Sampah

Sulsel

HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Semarakkan Perayaan Lomba Lingkup SKPD hingga Tingkat RT/RW

SOPPENG

TP PKK Soppeng Turut Memeriahkan HUT Ke-81 RI

SOPPENG

Perkuat Sinergi, Kapolres Soppeng Gelar Coffee Morning dengan Wartawan

Sulsel

Munafri: Event Jadi Mesin Ekonomi Makassar, Tamu Belanja, Hotel Terisi, UMKM Bergerak

Makassar

Ketika Polisi Hadir, Harapan Tumbuh di Shelter Tamalate