Seperti diketahui, media juga memiliki peran dalam peningkatan literasi keuangan bagi masyarakat, sehingga media juga ditntut ikut berperan untuk memberi pemahaman pentingnya literasi keuangan bagi masyarakat, agar tidak tertinggal dengan informasi tentang produk perbabkan yang semakin canggih dengan didukung oleh informasi teknologi digital yang semakin canggih.
Untuk itulah, perlu ada kolaborasi antara PWI dengan dunia perbankan agar masing-masing pihak bisa bersinergi dalam penguatan fungsi dan peran pers dan juga dunia perbankan yang semakin maju dan berkembang.
Zugito menambahkan, pada 2 Juni 2026 mendatang, PWI Sulsel akan melaksanakan pemilihan Ketua PWI yang baru melalui konferensi provinsi, namun sebelumnya, PWI kembali akan menyelenggarakan UKW pada pertengahan Mei mendatang.
Untuk itulah, diharapkan pihak perbankan bisa memberi dukungan terhadap kegiatan yang dilaksankan oleh PWI Sulsel tersebut, sebagai bentuk peran serta dunia perbankan terhadap peningkatan kapasitas pengetahuan wartawan, sehingga perbankan bisa bersinergi dalam melahirkan wartawan yang profesional. Kehadiran wartawan profesional itu tentunya juga akan mendukung penyebaran informasi perbankan berkualitas seiring dengan kemajuan pelayanan perbankan yang mengandalkan teknologi digital.
Pimpinan BNI Wilayah 07 Muhammad Arafat ketika menerima Plt Ketua PWI Sulsel menyebutkan bahwa BNI siap berkolaborasi dan juga mendukung program kegiatan peningkatan kapasitas dan kompetensi wartawan di daerah ini.
Hal senada juga diucapkan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda yang menjelaskan bahwa peran media dinilai sangat penting dalam mengedukasi masyarakat, terutama dalam kampanye menghindari Judi Online (Judol), Pinjaman Online (Pinjol), Perlindungan Konsumen, hingga kampanye Cinta Rupiah bagi masyarakat.
“Kami sangat mensupport dan kami juga siap mengedukasi masyarakat termasuk para wartawan agar terhindar dari judi online dan tidak menjadi korban praktek pinjaman online, yang bertujuan untuk memberikan perlindungan konsumen dari judol dan pinjaman online yang merugikan dan mengajak masyarakat untuk senantiasa cinta rupiah,” ungkap Rizki saat menerima audiensi dari PWI Sulsel, di Kantor BI Perwakilan Sulsel, Jl Jenderal Sudirman.
Audiensi PWI Sulsel ke perbankan diikuti Ketua Panitia Konferensi, Faisal Palapa, Bendahara Panitia, Rukman Nawawi, Wakil Ketua Panitia Pelaksana konferensi yang juga Direktur Fajar Online, Arsyad Hakim, wakil sekretaris panitia, Rusli Siri dan wartawan senior Ronald Ngantung. (*)
















