Home / Sulsel

Rabu, 29 April 2026 - 15:07 WIB

Lepas JCH Makassar, Munafri: Haji Bukan Tamasya, Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

Sedangkan, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar, Muhammad Amrullah Arief, menegaskan kesiapan Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Makassar tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi telah melalui proses pemeriksaan yang ketat, khususnya dari aspek kesehatan.

Menurut Amrullah, proses pemeriksaan kesehatan yang ketat merupakan bagian dari pemenuhan syarat istitha’ah, yakni kemampuan fisik dan mental yang menjadi salah satu ketentuan utama bagi calon jemaah haji sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Prosesnya sangat ketat dalam pengawalan dan pemeriksaan kesehatan,” katanya.

“Itulah yang dimaksud dengan istitha’ah, sehingga calon jemaah haji Kota Makassar benar-benar siap untuk diberangkatkan,” sambungnya.

Dia menjelaskan, pihaknya terus berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar, serta sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD) guna memastikan seluruh jemaah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.

Baca Juga:  Pemkot Makassar Dukung Proyek Kereta Api, Sesuaikan Tata Ruang Kota Makassar

“Kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan pihak RSUD terkait proses pemeriksaan kesehatan yang berkelanjutan, termasuk untuk persiapan ke depan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Amrullah melaporkan total jemaah haji asal Kota Makassar tahun ini berjumlah sekitar 331 orang.

Sebagian di antaranya telah lebih dahulu diberangkatkan melalui beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 1, kloter 4, dan kloter 10.

“Kota Makassar juga menjadi pelengkap untuk mengisi kuota kloter yang masih kosong di Sulawesi Selatan,” bebernya.

Selain itu, Amrullah juga memaparkan data daftar tunggu (waiting list) jemaah haji Kota Makassar untuk tahun 2027 yang diperkirakan mencapai sekitar 2.080 orang di luar pendamping mahram dan lansia.

Jika ditotal secara keseluruhan, jumlah jemaah pada tahun mendatang diperkirakan berada pada kisaran 2.400 hingga 2.700 orang.

Baca Juga:  Fatmawati Rusdi Harapkan Salat Subuh dan Pengajian Lorong Kembali Aktif

“Ini menunjukkan bahwa animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji sangat tinggi, sehingga membutuhkan persiapan yang jauh lebih matang, terutama dari sisi kesehatan,” ungkapnya.

Ia menekankan, proses panjang dalam persiapan haji, khususnya terkait pemeriksaan kesehatan, akan terus ditingkatkan melalui sinkronisasi dengan Pemerintah Kota Makassar.

“Kami akan terus melakukan sinkronisasi dengan Pemerintah Kota Makassar guna memastikan kesiapan fisik seluruh jemaah, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar dan optimal,” pungkasnya.

Hadir pada kesempatan ini, Kabag Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Makassar Mohammad Syarief, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar, Muhammad Amrullah Arief, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar Muhammad.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

PWI

BNI-BI Komitmen Tingkatkan Kompetensi Wartawan

Advertorial

Tinggalkan Tanda Tangan Basah, Pemkab Wajo Percepat Layanan Digital

Sulsel

May Day 2026, Pemkot Makassar Fasilitasi Perayaan Buruh yang Aman dan Inklusif

Sulsel

Konjen Jepang Puji Kepemimpinan Munafri, Makassar Raih Kinerja Pemerintahan Terbaik Nasional

Sulsel

Perkuat Sinergi, Wabup Hengky Yasin Terima Kunjungan Kalapas Takalar

SOPPENG

Polres Soppeng Sosialisasi KUHP dan KUHAP Baru kepada Kepala Desa  

Sulsel

Groundbreaking Mixed-Use Mal Ratu Indah, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

Sulsel

Kolaborasi untuk Negeri, Bupati Takalar Hadiri Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030