Usai apel, tim gabungan langsung bergerak ke lapangan untuk melakukan penataan lapak PK5 sekaligus menertibkan area parkir liar yang selama ini dinilai mengganggu ketertiban umum dan kelancaran mobilitas warga.
Dia menegaskan, langkah penataan ini tidak semata-mata bersifat penertiban, tetapi juga merupakan bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha terkait pentingnya menjaga ketertiban ruang publik.
Menurut Andi Patiroi, pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini mengedepankan cara-cara humanis dan persuasif, sehingga para pedagang tetap merasa dihargai tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.
“Kami lebih mengedepankan komunikasi dan kesadaran bersama. Alhamdulillah, sebagian pedagang menunjukkan itikad baik dengan membongkar lapaknya secara mandiri,” ungkapnya.
Selain penertiban lapak PK5, petugas juga melakukan penataan terhadap parkir liar yang selama ini menjadi keluhan masyarakat karena menghambat akses jalan dan aktivitas sehari-hari di kawasan tersebut.
Melalui kegiatan ini dapat tumbuh kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan.
“Upaya ini kami juga harapkan mampu mendukung terwujudnya wajah kota yang lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga,” harapnya.(jk)
Editor: Muh. Hamzah
















