“Dalam momen Hari Kebangkitan Nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menjadikan Asta Cita delapan misi besar yang harus dicapai bersama sebagai kompas utama. Kita wajib mewujudkan misi tersebut agar perubahan nyata dapat dirasakan langsung oleh rakyat,” bebernya.
Daeng Manye juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan semangat “Boedi Oetomo” dalam setiap aspek kehidupan. Nilai-nilai perjuangan pendiri bangsa diharapkan menjadi inspirasi dalam menjawab tantangan zaman, khususnya dalam hal peningkatan kualitas SDM, transformasi digital, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat menjadikan momen ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” jelasnya.
Selain upacara peringatan, kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
Dokumen ini ditandatangani oleh Bupati Takalar, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, Kepala Dinas terkait, koordinator wilayah, pengurus MKKS, KKKS, dan perwakilan media.
Komitmen tersebut menegaskan pelaksanaan SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, serta bebas dari diskriminasi demi pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Takalar.(jk)
Editor: Muh. Hamzah
















