Ia menyebut tantangan Indonesia saat ini tidak lagi semata menjaga batas wilayah, melainkan mempertahankan kedaulatan informasi dan kemampuan bangsa beradaptasi dalam transformasi digital.
“Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan,” kata Armayani.
Menurut dia, generasi muda menjadi elemen penting dalam menentukan arah masa depan Indonesia. Karena itu, penguatan literasi digital, pendidikan karakter, dan semangat gotong royong perlu terus dibangun.
Upacara berlangsung sederhana namun sarat pesan kebangsaan. Di tengah efisiensi dan percepatan teknologi, pemerintah mengingatkan bahwa pembangunan tidak cukup hanya menghadirkan kemajuan infrastruktur, tetapi juga memastikan masyarakat tetap memiliki daya saing dan solidaritas sosial.
Armayani mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Harkitnas sebagai ruang memperkuat optimisme kolektif.
“Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan negara ditentukan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar,” ujarnya. (Ddy/Adv)
















