“Tentunya kami berharap adanya peningkatan kelas puskesmas agar pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih maksimal, cepat, dan nyaman bagi masyarakat, terutama bagi warga pesisir yang membutuhkan akses layanan kesehatan yang memadai,” harapnya.
Di bidang pendidikan, warga menyampaikan dukungan terhadap gerakan menyekolahkan anak sebagai investasi masa depan. Menurut masyarakat, pendidikan merupakan kunci utama dalam menciptakan generasi yang unggul dan mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.
Okeh karena itu, mereka berharap perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan terus diperkuat bagi keluarga kurang mampu.
Tak hanya itu, persoalan sosial di kalangan generasi muda juga menjadi perhatian dalam reses tersebut. Warga menilai pergaulan anak muda saat ini membutuhkan pengawasan serta pembinaan yang lebih intensif agar tidak terjerumus pada pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, hingga tindakan kriminalitas yang meresahkan lingkungan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Ray Suryadi Arsyad menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh masukan masyarakat agar dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme pemerintahan dan pembahasan di DPRD Kota Makassar.
Ia menilai, reses bukan sekadar agenda formal anggota dewan, melainkan momentum penting untuk mendengar langsung suara rakyat dan memahami kebutuhan masyarakat secara nyata.
Menurutnya, berbagai persoalan yang disampaikan warga menjadi catatan penting yang harus diperjuangkan bersama demi meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Makassar.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif menyampaikan aspirasi secara terbuka demi terciptanya pembangunan yang merata dan berkeadilan.
Melalui kegiatan reses tersebut, masyarakat berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti sebatas wacana, melainkan benar-benar diwujudkan dalam bentuk program dan kebijakan yang menyentuh kebutuhan rakyat.
“Kegiatan reses menjadi bukti bahwa komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat tetap terjaga demi menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi Kota Makassar, khususnya wilayah pesisir dan pemukiman padat penduduk,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















