Home / Sulsel

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:49 WIB

Di Hadapan Mahasiswa FH Unhas, Munafri: Entrepreneur dan Ilmu Hukum Jadi Kunci Kemajuan Makassar

Namun Appi memilih bangkit dan menjadikan kegagalan sebagai pelajaran. Pada Pilkada 2020, ia kembali maju bersama Rahman Bando di tengah pandemi Covid-19.

Saat itu kampanye dibatasi dan sebagian besar dilakukan secara virtual. “Tahun 2020 saya kalah lagi,” ujarnya.

Meski kembali gagal, Appi tidak berhenti. Ia kembali maju pada Pilkada 2024 bersama Aliyah Mustika Ilham dan akhirnya memenangkan kontestasi dengan perolehan sekitar 54 persen suara.

“Tidak ada perjuangan yang dilakukan sampai tuntas yang berakhir sia-sia. Berjuanglah sampai tuntas untuk mendapatkan apa yang kalian inginkan,” pesannya kepada mahasiswa.

Dia mengatakan, keberhasilan meraih jabatan Wali Kota Makassar merupakan bagian dari mimpi yang diperjuangkannya selama bertahun-tahun.

“Kalau kita mendapatkan mimpi kita, kita tidak akan pernah lelah menjalaninya karena yang kita dapat adalah mimpi terbaik kita,” ucap Appi.

Baca Juga:  Ketua IKA SMANPIT 6 Wajo Menyerahkan Beasiswa Pendidikan Kepada Alumni Tahfiz 30 Juz

Selain membahas politik, Appi juga menceritakan masa mudanya yang penuh keterbatasan ekonomi.
Ia mengaku berasal dari keluarga sederhana yang sangat disiplin.

Ia masuk Fakultas Hukum, orang tua cuma membayar satu semester. Setelah itu sampai selesai saya bayar sendiri sambil bekerja sebagai penyiar radio.

Alumni FH Unhas itu, juga mengaku sempat kesulitan berbahasa Inggris saat bekerja di dunia sepak bola profesional.

Pengalaman itu kemudian membawanya dipercaya menjadi pimpinan perusahaan hingga perwakilan kehormatan Republik Kroasia di Indonesia.

“Kita harus punya tujuan hidup atau goals dan tahu bagaimana cara mencapainya. Kalau malas, kesempatan itu akan hilang,” jelasnya.

“Tapi kalau mau belajar dan bekerja keras, kesempatan akan datang,” lanjut Ketua Golkar Makassar itu.

Dalam kuliah umum itu, Appi juga mengingatkan pentingnya membangun relasi selama masa kuliah.

Baca Juga:  Tingkatkan Tertib Berlalulintas, Ditlantas Polda Sulsel Tambah 25 ETLE di Wilayah Makassar dan Gowa

Dia turut membagikan pengalamannya saat dipercaya memimpin PSM Makassar pada 2016 di tengah kondisi klub yang terpuruk dan terkena dampak sanksi FIFA.

Appi mengaku melakukan perubahan besar-besaran mulai dari struktur manajemen, pelatih, hingga pemain asing.

Perubahan itu perlahan membuahkan hasil. PSM mulai bangkit hingga mencatat rekor tanpa kekalahan dan akhirnya meraih prestasi nasional.

“Tahun 2019 setelah 19 tahun tanpa trofi, PSM akhirnya juara Piala Indonesia,” bebernya.

Menutup kuliah umumnya, Appi mengajak mahasiswa Fakultas Hukum Unhas menjadi motor penggerak lahirnya kebijakan publik yang cerdas, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat.

“Mari jadikan Fakultas Hukum Unhas sebagai motor penggerak lahirnya kebijakan publik yang cerdas, berkeadilan, dan berpihak pada rakyat,” pungkasnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Lama Terkatung-katung, GMTD Resmi Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar

Sulsel

Bupati Daeng Manye Resmi Luncurkan Aplikasi “Takalar One Click”

Sulsel

SIM C1 Hadir di Makassar, Wali Kota Munafri Langsung Coba Lintasan Uji Berkendara

Sulsel

ZUGITO: Pers Sehat Berdampak Positif Bagi Kemajuan Sulawesi Selatan

Sulsel

Tak Perlu ke Pengadilan, Warga Makassar Kini Bisa Ikut Sidang di Kantor Dukcapil

Sulsel

Pimpin Rakor Pengentasan Kemiskinan, Wabup Takalar: Program Harus Berdampak Nyata

Sulsel

Bupati Takalar Tekankan Semangat dan Maju Bersama di Momen Harkitnas 2026

Sulsel

Pimpin Rakor Pengentasan Kemiskinan, Wabup Takalar: Program Harus Berdampak Nyata