“Ini memberikan pemahaman, mengajak warga untuk menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik. Ini adalah contoh yang sangat baik dan harus terus kita dukung,” sambungnya.
Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang mengusung semangat “Saatnya Kita Kerja untuk Iklim”, Munafri mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan aksi lingkungan sebagai gerakan bersama yang dimulai dari unit sosial terkecil.
Mantan CEO PSM itu menyebutkan, upaya menjaga iklim dan lingkungan harus menyentuh tingkat keluarga, rukun tetangga, hingga komunitas lokal karena perubahan besar selalu lahir dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Bagi Appi, perubahan selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara terus-menerus.
“Ketika keluarga bergerak, RT bergerak, komunitas bergerak, maka dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan dan masa depan kota kita,” bebernya.
Wali Kota Makassar itu menegaskan, pemulihan lingkungan, pengurangan emisi karbon, pengelolaan sampah yang berkelanjutan, serta adaptasi terhadap perubahan iklim bukan lagi sekadar target yang tertuang dalam dokumen perencanaan.
Lebih dari itu, seluruh upaya tersebut harus menjadi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat demi menjaga keberlangsungan bumi bagi generasi mendatang.
“Pemulihan lingkungan, pengurangan emisi, pengelolaan sampah, dan adaptasi perubahan iklim bukan lagi sekadar target di atas kertas. Ini adalah gerakan bersama yang harus kita lakukan demi masa depan bumi yang berkelanjutan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Munafri berharap seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Semoga seluruh upaya yang kita lakukan dalam menjaga lingkungan, melakukan kerja bakti, membersihkan sampah, dan mengedukasi masyarakat dapat bernilai ibadah bagi kita semua,” pungkasnya.
Sedangkan, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran.
Serta mendorong aksi nyata seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Lanjut Aliyah, upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua bahwa lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Aliyah.
Politisi Demokrat itu menyampaikan, Pemerintah Kota Makassar terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan sistem pengelolaan sampah, pengembangan ruang terbuka hijau, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mulai dari langkah sederhana seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga aktif menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” pesannya.
Menurutnya, tantangan lingkungan yang semakin kompleks membutuhkan perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.
Karena itu, melalui momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Aliyah mengajak seluruh warga Kota Makassar untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
“Kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi budaya dan gaya hidup kita bersama,” tuturnya.
Aliyah berharap semangat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mewujudkan Kota Makassar yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga bumi dan membangun masa depan Kota Makassar yang lebih baik,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















