Diakhir keterangannya, Zugito berpesan, penyusunan calon pengurus jangan dilandasi Suka dan tak Suka (like and dislike), tapi perhatikan SDM sehingga terwujud Orang Yang Tepat Diposisi Yang Tepat (The Right Man, In The Right Place). Selanjutnya, tak kalah pentingnya, penyusunan pengurus baru, pedomani Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART PWI). Rujukannya, calon pengurus harus terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) PWI Sulsel yang diterbitkan PWI Pusat.
Sementara itu Ketua Panitia, Faisal Palapa berterima kasih atas kinerja dan sinergitas seluruh elemen kepanitiaan.
“Sungguh luar biasa, Kerja-kerja maksimal diwarnai rapat tak kenal tanggal merah dan pertemuan hingga tengah malam, ujar Faisal Palapa.
Suksesnya Konferensi Provinsi PWI Sulsel berkat kerja- kerja sinergi panitia dan berbagai elemen. Untuk itu panitia berterima kasih kepada berbagai pihak yangi telah berperan sukseskan acara, ungkap Juru Bicara Konferprov PWI 2026, Muhammad Arafah.
Terima kasih dihaturkan kepada seluruh elemen, mitra kerja yang telah membantu menyukseskan konferensi. Terutama Kapolda Sulsel yang memback up penuh pengamanan terbuka/tertutup. Begitupula, personel pengamanan dari Forum Kemitraan Perpolisian Masyarakat (FKPM) Restabes Makassar dan bapak Laode Iktar dari PT Mega Nikmat Persada, PT MEGA JUMANTARA dan Riski Adv yang membantu sosialisasi persiapan konferensi melalui Videotron dan spanduk diberbagai titik strategis di kota Makassar.
Pembubaran panitia diakhiri saling memaafkan dan pelukan.
(Sumber: Jubir konferprov PWI Sulsel 2026).
















