Home / Sulsel

Rabu, 28 Juli 2021 - 22:52 WIB

Forkopimda Wajo Bahas Langkah Strategis Sikapi Melonjaknya Kasus Corona

 Bupati Wajo H. Amran Mahmud memimpin rapat koordinasi (rakor) pencegahan penyebaran dan penanganan Covid-19 Wajo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu 28 Juli 2021.

Bupati Wajo H. Amran Mahmud memimpin rapat koordinasi (rakor) pencegahan penyebaran dan penanganan Covid-19 Wajo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu 28 Juli 2021.

MEDIASINERGI.CO WAJO — Berada pada zona kuning penyebaran Covid-19 pekan lalu, kini Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, masuk zona oranye. Bupati Wajo, Amran Mahmud, tegas menekankan status Bumi Lamaddukelleng mesti diupayakan untuk kembali ke zona hijau dan nol kasus.

Bergerak cepat, Amran Mahmud memimpin rapat koordinasi (rakor) pencegahan penyebaran dan penanganan Covid-19 Wajo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu 28 Juli 2021.

Rakor ini untuk menindaklanjuti Instruksi Mendagri Momor 26 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1, serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Hadir dalam rakor ini Ketua DPRD Wajo, Andi Muhammad Alauddin Palaguna, Dandim 1406 Wajo, Letkol Inf Muhamad Juanda Dinata, Kajari Wajo, Eman Sulaeman, Wakapolres Wajo, Kompol Andi Tonra Lipu, Pj Sekda Wajo, Andi Ismirar Sentosa, para kepala perangkat daerah terkait, serta camat.

Baca Juga:  Plt Gubernur Sulsel Minta Dukungan Pemuka Agama dalam Siar Vaksinasi dan Prokes

Kepala Dinas Kesehatan Wajo, Armin, menyampaikan saat ini berdasarkan Inmendagri Nomor 26 Tahun 2021, Wajo masuk pada kategori PPKM Level 2. “Kabupaten Wajo juga sudah berada pada zona oranye. Jadi memang perlu untuk segera disusun pengaturan dan penerapan PPKM sesuai dengan kategori kita yaitu PPKM Level 2,” kata Armin.

Per hari ini, lanjut Armin, jumlah kasus aktif sebanyak 99 Orang, dengan 56 orang isolasi mandiri dan 23 orang dirawat. “Berdasarkan hasil tracking, kebanyakan klaster mereka yang positif adalah pelaku perjalanan dari luar daerah atau kontak dengan orang yang dari luar daerah,” sebut Armin.

Baca Juga:  Dampak Kemarau Makin Meluas, Beni Iskandar Perintahkan Posko Petugas Pengantaran Air Hingga Dini Hari

Dandim 1406 Wajo, Letkol Inf Muhamamad Juanda Dinata, menyampaikan dirinya bersama jajaran siap bersinergi dalam pelaksanaan penanganan Covid-19 di Wajo.

“Kami siap untuk bersinergi dalam penanganan Covid-19. Bahkan sebenarnya pelaksanaan PPKM ini sudah dilaksanakan sejak dulu, meski sekarang namanya selalu berganti. Saat ini sudah ada 190 pos desa/kelurahan sudah dibentuk. Sebagian sudah berjalan baik, sisanya nanti kita akan evaluasi bersama-sama apa hambatannya dan akan dicarikan solusi bersama,” terangnya.

Kajari Wajo, Eman Sulaeman, menyampaikan dalam rangka penegakan peraturan daerah, bisa dilaksanakan sidang tindak pidana ringan (tipiring) di tempat umum.

“Kita akan berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri Sengkang dan Satpol PP Damkar untuk pelaksanaannya. Kita ingin agar masyarakat sadar bahwa aturan itu ada. Aturan itu dibuat untuk menjaga mereka,” ucap Eman.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Buka Muscab HNSI Makassar, Munafri Tegaskan Perhatian Pemkot pada Ekonomi Pesisir

PINRANG

Bupati Pinrang Serahkan Secara Simbolis Kendaraan Operasional Pendukung Koperasi Merah Putih

Sulsel

Munafri Tepati Janji Politik: Beban Warga Diringankan, 9307 KK Tamalate Bebas Iuran Sampah

Sulsel

Tampil Tak Terkalahkan, Wajo Lolos ke Perdelapan Final Piala Gubernur 2026

Sulsel

Sudah 5123 KK Penerima Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Panakkukang

Sulsel

Wali Kota Munafri Perluas Penerima Sampah Gratis di Tamalanrea

SOPPENG

PWI Sulsel Sinergi Bersama RRI, TVRI, dan ANTARA demi Dorong Pemberitaan Berkualitas

Sulsel

Tim Baksos IARMI Sulsel Bantu Sandang dan  Sembako Warga  RW 4 Kompleks Kusta Jongaya Makassar