MEDIASINERGI.CO
MAKASSAR – Kapoksi PDIP Komisi VIII DPR Selly Andriany Gantina mengecam keras kasus kakek berinisial MD (60) diduga mencabuli 32 siswa sekolah dasar (SD) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dia meminta kasus itu diusut tuntas.
“Saya mengecam keras dugaan kekerasan seksual terhadap 32 murid SD di Makassar. Apabila benar, ini merupakan kejahatan yang sangat serius karena dilakukan terhadap anak-anak dan diduga terjadi berulang kali. Aparat penegak hukum harus mengusut tuntas perkara ini,” kata Selly kepada wartawan, Senin 10 Juli 2026.
Selly Andriany Gantina meminta pelaku harus diberi hukuman yang maksimal dan kita harap semua korban tidak terabaikan untuk diberi perlindungan, pendampingan psikologis, layanan kesehatan, dan pemulihan secara menyeluruh bagi seluruh korban.
“Sehingga penegakan hukum dapat memberikan perlindungan (kepada korban) dan efek jera yang maksimal (untuk pelaku),” ucapnya Selly Andriany Gantina.
Dia meminta agar semua korban tidak terabaikan untuk diberi perlindungan, pendampingan psikologis, layanan kesehatan, dan pemulihan secara menyeluruh bagi seluruh korban. Menurutnya, pelaku harus diberi hukuman yang maksimal.
“Sehingga penegakan hukum dapat memberikan perlindungan (kepada korban) dan efek jera yang maksimal (untuk pelaku),” ucapnya.
Selain itu, Selly juga meminta LPSK untuk proaktif memberikan perlindungan kepada para korban, termasuk pendampingan selama proses hukum, pemenuhan hak atas restitusi, serta layanan pemulihan psikologis agar anak-anak tidak mengalami trauma berkepanjangan maupun reviktimisasi.
“Peristiwa ini harus menjadi alarm bagi semua pihak. Sekolah, pemerintah daerah, keluarga, dan seluruh pemangku kepentingan wajib memperkuat sistem perlindungan anak agar tidak ada lagi ruang bagi predator seksual beroperasi di lingkungan yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak,” ujar Selly.
















