Penentuan jadwal operasional nantinya juga akan disesuaikan dengan pola aktivitas masyarakat kepulauan melalui mekanisme koordinasi dan kesepakatan bersama warga setempat.
“Karakteristik masyarakat pulau berbeda dengan masyarakat di daratan. Karena itu jadwal operasional akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar layanan ini benar-benar memberikan manfaat yang optimal,” beber Rheza.
Dia menambahkan, armada yang digunakan telah dilengkapi nahkoda dan kru berpengalaman karena sebelumnya merupakan kapal bantuan dari Kementerian Perhubungan yang selama ini berada dalam pengelolaan Dinas Perhubungan Kota Makassar.
Melalui program Pete-pete Laut, Pemerintah Kota Makassar berharap aksesibilitas masyarakat kepulauan semakin meningkat, sehingga pelayanan publik, aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga distribusi kebutuhan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan merata di seluruh wilayah kepulauan Kota Makassar.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan keberangkatan rombongan Pemerintah Kota Makassar dari daratan menuju Pulau Barrang Lompo.
Di pulau tersebut akan dilaksanakan seremoni peluncuran Pete-pete Laut yang dirangkaikan dengan sejumlah agenda pelayanan dan penyerahan bantuan kepada masyarakat.
Beberapa perangkat daerah dijadwalkan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dinas Pendidikan yang akan menyerahkan bantuan beasiswa serta perangkat daerah terkait yang menyalurkan bantuan bibit untuk mendukung kegiatan masyarakat kepulauan.
Selain itu, kunjungan kerja tersebut juga menjadi momentum bagi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin untuk meninjau sejumlah program pembangunan di wilayah kepulauan.
Di Pulau Barrang Lompo, Wali Kota dijadwalkan melihat langsung lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA).
Usai seremoni peluncuran, armada Pete-pete Laut akan langsung melakukan perjalanan uji coba menuju Pulau Bonetambu.
Perjalanan tersebut menjadi pengalaman perdana penggunaan layanan Pete-pete Laut sekaligus bagian dari evaluasi awal operasional program.
“Setelah launching, kita akan melakukan trial menuju Pulau Bonetambu,” tuturnya.
“Di sana rombongan akan merasakan langsung penggunaan Pete-pete Laut sekaligus melihat bagaimana layanan ini dapat mendukung konektivitas masyarakat kepulauan,” tutupnya.
Kemudian di Pulau Bonetambu, Wali Kota Munafri bersama jajaran pemerintah kota akan melakukan peninjauan lapangan terhadap berbagai kebutuhan masyarakat dan infrastruktur yang menjadi bagian dari program pembangunan di Pulau.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















