Sebanyak sembilan pelatih Tagana Kabupaten Gowa terlibat memberikan pengalaman lapangan kepada para mahasiswa. Kehadiran mereka menjadi jembatan antara teori akademik dengan praktik nyata dalam dunia kebencanaan dan pelayanan sosial masyarakat.
Prof. Syamsuddin menyampaikan terima kasih kepada para pelatih yang telah memberikan waktu, tenaga, dan ilmu secara ikhlas. Menurutnya, semangat pengabdian para relawan Tagana menjadi teladan bagi mahasiswa agar tumbuh sebagai pekerja sosial yang memiliki kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan.
Pada kesempatan itu, Prof. Syamsuddin juga melantik mahasiswa Semester VI Program Studi Kesejahteraan Sosial sebagai anggota muda organisasi profesi Social Worker Indonesia untuk Pengembangan Masyarakat (SWIPAN).
Acara ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah penuh keakraban. Dari Tanjung Bayang lahir harapan baru: generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap hadir membawa ilmu, kepedulian, dan jiwa kemanusiaan di tengah masyarakat. (Sdn)
















