Selain itu, Bupati Takalar menegaskan pentingnya disiplin dan loyalitas dalam menjalankan pemerintahan. Ia meminta seluruh jajaran, mulai dari camat, lurah hingga kepala lingkungan, bekerja sesuai struktur dan garis komando pemerintahan.
“Pemerintahan harus berjalan secara terstruktur. Dari Bupati, camat, lurah hingga kepala lingkungan harus memiliki arah yang sama dalam menjalankan tugas dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Daeng Manye menambahkan, koordinasi yang kuat akan mempermudah pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, seluruh aparat diminta fokus pada upaya perbaikan pelayanan publik dan tidak terjebak pada persoalan masa lalu.
Rapat kerja tersebut juga diisi dengan pengarahan mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, serta peran aparat kewilayahan dalam mendukung program pembangunan daerah.
Sementara itu, Camat Mangarabombang Mappaturung menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan aparat kewilayahan.
“Melalui rapat kerja ini, kami mendapatkan arahan yang jelas terkait prioritas pelayanan masyarakat. Ini penting agar seluruh jajaran memiliki semangat yang sama dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, dan menyentuh kebutuhan warga,” kata Mappaturung.
Ia berharap komunikasi yang terbangun melalui forum tersebut dapat terus berlanjut, sehingga berbagai program pemerintah daerah dapat berjalan efektif hingga tingkat lingkungan.
Rapat kerja ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati Takalar, para camat, lurah, dan kepala lingkungan sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat pelayanan publik dan mempererat koordinasi pemerintahan hingga ke tingkat paling bawah.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















