Sementara itu, Siswantoro terus melakukan koordinasi dengan tim kerja untuk mempersiapkan agenda “Tudang Sipulung” yang akan digelar di Café Lorong, Jalan St. Alauddin, sekitar kawasan Lembaga Pemasyarakatan Makassar. Pertemuan perdana tersebut direncanakan diikuti sekitar 50 anggota, termasuk 10 peserta dari KSN. Ke depan, keterlibatan KSN akan terus diperluas, terutama dalam berbagai kegiatan menyambut bulan Agustus mendatang.
Dari sisi KSN, Normawati dan Ayni menyampaikan kabar gembira terkait pengadaan kostum baru bagi para anggota yang telah melakukan pemesanan. Kesempatan kedua masih dibuka bagi anggota yang ingin memiliki seragam organisasi, sehingga nantinya seluruh anggota dapat tampil dengan identitas yang sama dalam berbagai kegiatan.
Bagi keluarga besar LLI dan KSN, kegiatan Ahad pagi bukan sekadar olahraga. Ia menjadi ruang bertemu, berbagi cerita, mempererat persaudaraan, dan membuktikan bahwa usia bukanlah batas untuk terus bergerak. Di Boulevard Makassar, para lansia menorehkan pesan sederhana: hidup sehat akan lebih bermakna ketika dijalani bersama dalam suasana penuh persahabatan. (sdn)
















