Home / Sulsel

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:58 WIB

Kadis Kominfo Makassar Paparkan Strategi Digital Lontara+ di Hadapan Diskominfo se-Indonesia

Ia menjelaskan, Lontara+ tidak hanya dihadirkan sebagai aplikasi layanan, tetapi juga sebagai jembatan untuk membangun kepercayaan publik terhadap sistem pemerintahan digital.

“Ketika masyarakat percaya kepada sistem yang dibangun pemerintah, maka dukungan terhadap program-program pemerintah akan tumbuh dengan sendirinya. Trust inilah yang menjadi kunci dalam komunikasi publik dan pelayanan digital,” pungkasnya.

Salah satu implementasi penting dalam Lontara+ adalah integrasi layanan SPMB yang kini telah berjalan penuh di dalam aplikasi tersebut. Inovasi ini bahkan disebut menjadi salah satu pilot project dari Kementerian PAN-RB dalam pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE tahun ini.

Baca Juga:  Ketua DPD RI LA Nyalla Mattalitti Kunjungan Kerja di Wajo

Lebih jauh, Muhammad Roem menjelaskan bahwa seluruh integrasi data digital, termasuk data layanan publik dan dinamika media sosial, bermuara pada dashboard Wali Kota Makassar. Dashboard ini menjadi instrumen penting dalam membantu kepala daerah mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data.

Menurutnya, keberadaan ekosistem digital tersebut juga membantu Pemkot Makassar dalam meredam potensi pro dan kontra terhadap kebijakan publik. Dengan komunikasi yang lebih terbuka dan berbasis kepercayaan, setiap kebijakan baru dapat diterima dengan lebih baik oleh masyarakat.

“Pro dan kontra dalam kebijakan adalah hal yang biasa. Tetapi dengan komunikasi yang baik, data yang kuat, dan kepercayaan publik yang terbangun, pemerintah bisa bergerak lebih cepat dan tepat dalam mengambil keputusan,” tuturnya.

Baca Juga:  Gelar Sosialisasi Tentang Kepemudaan, Abdul Wahid Dorong Pemuda Bisa Lebih Kreatif

Melalui partisipasi dalam Forum Komdigi Rakernas XVIII APEKSI 2026, Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan digital, meningkatkan kualitas komunikasi publik, serta menghadirkan layanan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat perkotaan.

Forum ini juga menjadi ruang berbagi praktik baik antar-pemerintah kota di Indonesia dalam membangun ketahanan informasi, memperkuat kapasitas komunikasi pemerintah, dan mendorong pelayanan publik yang lebih responsif di era digital.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Munafri: Rakernas APEKSI 2026 Hasilkan Rekomendasi Strategis untuk Penguatan Pembangunan Kota

Sulsel

Kadis Kominfo Makassar Paparkan Keunggulan LONTARA+ di Forum Komdigi, Rakernas APEKSI 2026

Sulsel

Andi Rosman Pimpin Defile Kontingen Wajo pada Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026

SOPPENG

Pemkab Soppeng Luncurkan QRIS Retribusi Parkir dan Pelayanan Kebersihan

Sulsel

Rakernas APEKSI 2026: Munafri dan Melinda Aksa Ikuti Senam Bersama hingga Penanaman Pohon

Sulsel

Komisi B DPRD Makassar Tunda Rapat Monev Triwulan II TA 2026 dengan Mitra Kerja

Sulsel

Hari Bhayangkara ke-80, PWI Wajo Ingatkan Polri Merawat Kepercayaan Publik

SOPPENG

Bupati Soppeng Sambut Kedatangan Jamaah Haji Kloter 41 dan 43