Di balik rutinitas mengurus angka, anggaran dan pendapatan daerah, mereka mampu tampil santai, ekspresif dan menyatu dengan suasana festival.
Puncaknya, BPKPD menutup penampilan sambung lirik dengan gebrakan yang jauh dari nuansa 90-an.
Musik dan gerakan “Kicau Mania” yang kini akrab dengan generasi Z menjadi pilihan penutup. Para peserta langsung mengubah suasana panggung menjadi lebih enerjik dengan gerakan khas yang mengundang antusiasme penonton.
Perpaduan nostalgia 90-an, romantisme pasangan kepala badan dan energi generasi Z membuat penampilan BPKPD terasa berbeda.
Bukan sekadar sambung lirik. BPKPD mengubah panggung Gebyar Maradeka Festival 2026 menjadi pertunjukan lintas generasi—dari nostalgia, romantisme hingga tren kekinian. (***)
















