Home / Sulsel / Wajo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:41 WIB

IAS ke Wajo: Jangan Bicara Pilgub, Solidkan Dulu Golkar

Menurut dia, ambisi politik harus ditempatkan setelah pembenahan organisasi. Ia mengatakan bergabung dengan Golkar karena memiliki cita-cita politik, tetapi pencapaian cita-cita itu harus ditopang prestasi partai.

“Kita tinggalkan dulu soal pilkada, itu akan dijawab oleh prestasi,” ujarnya.

IAS meminta kader mengubah kekecewaan akibat kegagalan politik menjadi energi untuk membangun optimisme. Ia meyakini Golkar memiliki kader potensial untuk kembali menjadi kekuatan politik utama di Sulsel.

Baca Juga:  Dinas Infokom Pinrang Perkuat Kelembagaan PPID

Keyakinan itu juga disampaikan DBR. Ia menyebut kepemimpinan IAS sebagai energi untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Sulawesi Selatan.

“Mari bersama menjadikan momentum silaturahmi dan konsolidasi untuk menyatukan langkah dan energi untuk merebut kembali kemenangan Partai Golkar di Sulsel dan Wajo,” kata DBR.

Baca Juga:  Program Unggulan Munafri - Aliyah, LONTARA+: Ribuan Aduan dan Respons Cepat OPD di 2 Menit

Golkar Wajo memiliki modal elektoral. Perolehan kursi DPRD Wajo meningkat dari empat kursi pada Pemilu 2019 menjadi lima kursi pada Pemilu 2024.

Bagi IAS dan DBR, capaian itu belum cukup. Konsolidasi akan menjadi ujian berikutnya untuk membuktikan apakah Golkar mampu mengubah modal politik menjadi kemenangan.(***)

Share :

Baca Juga

Sulsel

DBR: IAS Bawa Energi Baru, Golkar Sulsel Siap Bangkit dan Rebut Kemenangan

Sulsel

Porseni HUT RI di Balai Kota Makassar: Meriah dengan Lomba, Kompak Pilah Sampah

Sulsel

HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Semarakkan Perayaan Lomba Lingkup SKPD hingga Tingkat RT/RW

SOPPENG

TP PKK Soppeng Turut Memeriahkan HUT Ke-81 RI

SOPPENG

Perkuat Sinergi, Kapolres Soppeng Gelar Coffee Morning dengan Wartawan

Sulsel

Munafri: Event Jadi Mesin Ekonomi Makassar, Tamu Belanja, Hotel Terisi, UMKM Bergerak

Makassar

Ketika Polisi Hadir, Harapan Tumbuh di Shelter Tamalate

HALO POLISI

Polres Wajo Bongkar Dugaan Penipuan Investasi Rp4 Miliar, Dua Tersangka Ditahan