Home / Sulsel

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semangat Kemerdekaan 2026, Wali kota Munafri Bawa Pelayanan Publik ke Genggaman Warga

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan, Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan inovasi pelayanan publik berbasis digital.

Usai pelaksanaan upacara pengibaran Sang Merah Putih di Lapangan Karebosi Makassar, Senin 17 Agustus 2026, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham meluncurkan program “Merdeka dalam Genggaman”.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan, transformasi digital yang dilakukan pemerintah kota bukan sekadar menghadirkan aplikasi maupun fitur baru.

Menurutnya, digitalisasi pelayanan merupakan bagian dari hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik yang semakin mudah.

“Ini bukan hadiah, tapi ini adalah hak yang dimiliki oleh warga Kota Makassar mendapatkan kemudahan terhadap akses di hari kemerdekaan,” kata Munafri.

Program tersebut ditandai dengan peluncuran tiga fitur layanan digital yang terintegrasi dalam aplikasi Lontara Plus, platform digital milik Pemerintah Kota Makassar.

Baca Juga:  Satu-Satunya di Sulsel, Kota Makassar Sabet KLA Nindya 2025

Ketiga fitur tersebut meliputi pelayanan pencatatan sipil terintegrasi, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara online, serta Makassar Move.

Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Makassar dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, praktis, dan dapat diakses melalui perangkat digital.

Appi menjelaskan, salah satu perubahan yang dihadirkan melalui Lontara Plus adalah kemudahan dalam mengakses berbagai layanan yang sebelumnya mengharuskan masyarakat datang langsung ke kantor pemerintahan.

Untuk layanan administrasi kependudukan, misalnya, masyarakat nantinya dapat memperoleh akses pencatatan sipil secara lebih praktis melalui sistem digital.

“Nantinya, ada data Dukcapil untuk proses kependudukan yang mungkin selama ini harus datang ke kantor capil. Ada yang tidak punya waktu dalam proses dan lain sebagainya,” ujarnya.

Menurutnya, integrasi layanan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah melakukan perubahan dan perbaikan agar pelayanan publik dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Baca Juga:  Peringati Hari Jadi ke-65, Pemkab Takalar Gelar Gerak Jalan Santai

“Nah, inilah yang kita lakukan berbagai perubahan dan perbaikan sehingga fitur ini benar-benar bisa bermanfaat lebih luas,” tuturnya.

Selain pelayanan pencatatan sipil, Pemkot Makassar juga menghadirkan fitur pembayaran PBB secara online, fitur tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya tanpa harus melalui proses pelayanan secara konvensional.

Sementara itu, fitur ketiga, Makassar Move, dirancang tidak hanya sebagai sarana untuk mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga sebagai ruang interaksi antara warga dan pemerintah.

Melalui Makassar Move, masyarakat dapat merekam aktivitas fisik yang dilakukan sehari-hari, seperti berjalan kaki, jogging, berlari, hingga bersepeda.

“Yang jalan kaki, yang jogging, yang naik sepeda, yang lari, silakan masuk ke dalam aplikasi Lontara,” ungkapnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pakaian Adat dan Formasi Stupa Borobudur Warnai Penurunan Bendera HUT RI ke-81 di Makassar

Sulsel

Wabup Wajo Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Sulsel

Abdul Hayat Gani, Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan Jajaran DPW Perindo Sulsel

Sulsel

155 Warga Binaan Rutan Sengkang Terima Remisi HUT ke-81 RI, Bupati Wajo Serahkan Secara Simbolis

Sulsel

Upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Pinrang Berlangsung Khidmat

Sulsel

Bupati Andi Rosman Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Ajak Warga Wajo Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Sulsel

Paskibraka Makassar Bawa Semangat TIM NARYA, Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Rotterdam

Sulsel

Pertamina Tambah 65 Persen Pasokan LPG 3 Kg di Sulsel dan Sulbar