Ia menggarisbawahi komitmen HKTI Kaltara untuk memantapkan sinergi lintas sektor, baik bersama pemerintah daerah maupun pengurus pusat, guna menyokong target besar kedaulatan pangan nasional.
Gubernur juga menginstruksikan seluruh jajaran pengurus agar segera memperkokoh struktur organisasi hingga ke akar rumput, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga perdesaan. Penguatan di tingkat bawah ini dinilai vital untuk memicu lahirnya inovasi pertanian sekaligus mempercepat proses regenerasi petani.
“Penguatan struktur wajib menyentuh level kecamatan dan desa. Dari tingkatan basis inilah kita dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi teknis serta menyiapkan generasi penerus, khususnya para petani milenial,” ujarnya menekankan.
Mengakhiri arahannya, Zainal optimistis bahwa melalui soliditas internal dan kolaborasi yang erat antar pemangku kepentingan, HKTI Kaltara mampu menjadi wadah perjuangan petani dalam mewujudkan kemandirian pangan lokal dan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat tani. (*)
















