Kentalnya tradisi lokal turut menyemarakkan acara melalui hadirnya hiasan pohon pisang yang dipenuhi telur warna-warni. Secara filosofis, keberadaan telur dalam perayaan Maulid mewakili rasa sukacita atas lahirnya Nabi Agung, sekaligus melambangkan benih kehidupan dan cikal bakal generasi penerus yang membawa kemaslahatan.
Ketua PWI Sulsel, Ir. H. Suwardi Tahir, S.I.Kom, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas seremoni spiritual belaka, melainkan momentum penting untuk menguatkan konsolidasi internal. “Melalui peringatan Maulid ini, kita berharap dapat semakin solid, saling menopang, dan konsisten menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui karya jurnalistik kita,” tuturnya.

Sambutan hangat juga disampaikan oleh Ketua IKWI Sulsel, Hj. St. Farida Suwardi Thahir. Peringatan ini turut dihadiri oleh Pengurus PWI Pusat H. Rukman Nawawi serta Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulsel Dr. H. M. Dahlan Abubakar, M.Hum. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama serta ramah tamah, di mana sajian khas kaddo minya’ menjadi hidangan favorit yang paling dinikmati para tamu.
Inisiasi manis dari pengurus dan anggota IKWI Sulsel ini berhasil menciptakan ruang hangat untuk mempererat tali silaturahmi. Sekaligus, momen ini meneguhkan komitmen PWI dan IKWI Sulsel dalam menjaga keharmonisan di dalam wadah organisasi wartawan berkompeten di Sulawesi Selatan. (*)
















