Ia juga menekankan bahwa, gerakan orang tua asuh dapat menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial dalam membantu keluarga berisiko, terutama dalam memastikan anak memperoleh dukungan yang dibutuhkan sejak masa pertumbuhan.
“Melalui GENTING, semangat gotong royong dapat diarahkan untuk memberikan perhatian kepada keluarga dan anak yang membutuhkan pendampingan agar upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara itu, materi berikutnya disampaikan oleh Fardi, S.Kep., M.Kes., yang membahas penanganan stunting pada anak yang menurutnya tidak cukup hanya berfokus pada aspek pemenuhan nutrisi.
Menurutnya, penanganan harus dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan tumbuh kembang anak pada masa golden age sebagai periode penting dalam pembentukan generasi yang sehat dan cerdas.
“Penanganan stunting pada anak lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga menyangkut pola asuh, kesehatan, stimulasi tumbuh kembang, serta lingkungan yang mendukung,” katanya.
Fardi menyebut, perhatian terhadap anak sejak usia dini merupakan investasi penting bagi masa depan. “Masa golden age harus dimanfaatkan dengan memberikan pengasuhan dan stimulasi yang tepat, sehingga anak memiliki fondasi kesehatan dan kecerdasan yang baik untuk tumbuh menjadi generasi berkualitas,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachmam
















