Karena era digital, Menwa harus memiliki nilai dan manfaat dalam mewujudkan nilai-nilai kebangsaan dan meningitis kompetensi masing-masing profesi yang digeluti alumni Menwa.
Kepemimpinan yang dicari dalam Musprov adalah kepemimpinan yang bisa menjadi inovator, peduli lingkungan dan peduli bencana serta dapat memelihara jaringan dengan berbagai stakeholder.
Sementara itu, Ketua DPP IARMI Sulsel, DR (HC) H. Bahar Ngitung, MBA dalam sambutannya terlebih dahulu menyampaikan yel-yel Menwa yang disambut hangat oleh para peserta Musprov.
Dikatakan, selama dalam kepemimpinannya, lebih banyak program yang berjalan adalah kegiatan bertemu dan silaturrahmi dalam berbagai acara. Pertemuan tersebut menjadikan anggota IARMI semakin dekat dan terpeliharanya hubungan silaturahmi dari para anggota IARMI.
Bahar Ngitung juga menyampaikan permohonan maaf selama dalam kepengurusannya, yang diakui mungkin ada hal-hal yang kurang berkenan dari para anggota.
Sebagai Ketua DPP IARMI Sulsel, Bahar Ngitung berharap Musprov akan melahirkan pimpinan IARMI yang baru dengan kompetensi yang bisa mengembangkan organisasi.
“Kita harus bangga dengan kehadiran organisasi ikatan Alumni Menwa, yang tersebar di beberapa lembaga instansi pemerintah dan swasta.
Sementara itu, laporan Ketua Panitia Musprov III DPP IARMI Sulsel, Dra. Suraidah Bahar mengatakan, Musprov IARMI Sulsel ke-III dihadiri oleh para anggota IARMI yang pesertanya sebanyak 150 orang dari unsur DPP IARMI dan DPK IARMI serta Menwa dari berbagai kampus di Makassar.
Panitia pelaksana juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan acara Musprov III DPP IARMI Sulsel. (*)
















