Meski begitu, Ismail memberikan apresiasi terhadap langkah PDAM menyiapkan armada pickup bertandon.
Ismail menilai, armada tersebut dapat mempercepat respons ketika bantuan air harus masuk ke permukiman dengan akses jalan terbatas.
“Saya merespons baik dan mengapresiasi apa yang dilakukan PDAM hari ini. Terkait dengan mobil yang dipasangi tandon itu cukup baik,” katanya.
Menurut Ismail, penggunaan pickup bertandon dapat membuat distribusi bantuan lebih dekat ke rumah warga tanpa harus menunggu mobil tangki berukuran besar masuk ke kawasan permukiman.
“Kalau mobil tangki yang mau dikasih penuh baru diantarkan, mereka kan lama. Nah, dengan tandon ini, misalnya beberapa rumah bisa dialiri di situ, alhamdulillah,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum mengatakan pihaknya dalam rapat tersebut memaparkan langkah-langkah yang disiapkan untuk menghadapi kemarau panjang.
“Pembahasan utama adalah bagaimana mengantisipasi kemarau yang panjang ini. Kami bersama kepala wilayah dipanggil oleh Komisi B untuk memberikan penjelasan bagaimana kesiapan PDAM mengantisipasi adanya kemarau panjang ini, termasuk El Nino,” kata Andi.
PDAM akan memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki, termasuk armada mobil tangki dan pickup yang dilengkapi tandon untuk mendukung distribusi bantuan air kepada masyarakat terdampak.
“Persiapan PDAM pertama akan memaksimalkan segala potensi yang ada, termasuk mobil tangki. Kita siapkan juga mobil yang menggunakan tandon,” ujarnya.
Andi Syahrum juga menyampaikan adanya penutupan sementara pintu air selama tiga hari untuk kepentingan kegiatan irigasi. Kondisi tersebut berdampak terhadap operasional intake Manggala karena sumber air bakunya berasal dari saluran tersebut.
“Kami meminta kepada masyarakat agar selama tiga hari ke depan sudah menampung air karena akan ditutup pintu air oleh kementerian selama tiga hari. Otomatis intake Manggala tidak beroperasi selama tiga hari,” jelasnya.
Untuk diketahui, rapat tersebut turut dihadiri oleh jajaran direksi Perumda Air Minum Kota Makassar.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















