Ramah menyebutkan, sisa waktu menuju penutupan pendaftaran akan dimaksimalkan untuk meneliti kelengkapan dokumen seluruh calon peserta agar sesuai dengan petunjuk teknis Porwanas XV.
“Kami sedang merampungkan pemetaan atlet di tiap cabor yang akan diikuti PWI Sulsel. Batas waktu 30 September 2026 menjadi perhatian serius kami, jangan sampai ada wartawan berpotensi gagal berangkat hanya karena kendala administratif,” jelas Ramah.
Lebih lanjut, Ramah menerangkan bahwa para jurnalis yang lolos verifikasi awal akan ditempa melalui tahapan seleksi dan pembinaan intensif. Langkah ini esensial untuk memetakan peta kekuatan sekaligus meracik komposisi tim terbaik sebelum diboyong ke Lampung.
“Usai verifikasi data rampung, kami langsung tancap gas ke tahap berikutnya, seperti seleksi lapangan, pembinaan, hingga pemantapan teknis. Kami berharap seluruh atlet yang terpilih dapat berkomitmen penuh dalam berlatih,” tuturnya.
Panitia turut mengundang seluruh wartawan anggota PWI Sulsel yang memiliki bakat di cabor yang dipertandingkan untuk menyalurkan potensinya melalui proses penjaringan ini. Keterlibatan aktif jurnalis dari berbagai daerah di Sulsel diharapkan mampu menyuntikkan kekuatan baru bagi kontingen, sekaligus menjadi wadah positif bagi para wartawan untuk mengasah bakat olahraga mereka.
Porwanas sendiri merupakan agenda nasional berkala yang mempersatukan komunitas pers antarprovinsi lewat kompetisi olahraga. Selain mengejar gengsi prestasi, ajang ini menjadi ruang interaksi yang hangat untuk mempererat persaudaraan di tubuh internal PWI.
Memanfaatkan sisa waktu hingga 30 September 2026, PWI Sulsel optimistis dapat menuntaskan fase persiapan awal sesuai jadwal. Selanjutnya, fokus akan digeser pada program pembinaan dan latihan terpusat demi memberikan penampilan terbaik di Porwanas XV Lampung 2027.
PWI Sulsel berharap kontingen yang terbentuk kelak mampu tampil kompetitif, disegani di lapangan, serta membawa pulang semangat persaudaraan yang erat. (*)
















