Home / Sulsel

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Pemkot Makassar Turun ke Sekolah, Lindungi Siswa dari Ancaman Kabut Asap

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar bergerak melindungi anak-anak sekolah dari dampak kabut asap yang menyelimuti langit Kota Makassar.

Pembagian masker gratis kepada siswa menjadi salah satu langkah pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat memburuknya kualitas udara.

Langkah tersebut merupakan tindaklanjut instruksi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, setelah hasil pemantauan menunjukkan kualitas udara di Makassar berada dalam kategori sangat tidak sehat.

Pembagian masker dilakukan di sejumlah sekolah. Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, memulai kegiatan di SD Telkom melalui kolaborasi dengan pihak sekolah.

Selanjutnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, bersama jajaran perangkat daerah membagikan masker kepada siswa SMP Negeri 6 Makassar, Rabu 14 Oktober 2026.

Di hadapan para siswa, Zulkifly menjelaskan pentingnya menggunakan masker ketika berada di luar ruangan, terutama saat kualitas udara memburuk akibat kabut asap dan pencemaran.

Ia mengingatkan bahwa udara yang terlihat cerah belum tentu memiliki kualitas yang baik. Karena itu, masyarakat perlu memahami kondisi udara dan mengambil langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan.

“Kenapa kita harus menggunakan masker? Karena terjadi pencemaran udara,” ujarnya.

“Kita melihat cuaca cerah dan tidak hujan, tetapi banyak asap. Setelah berkoordinasi dengan BMKG, kita mengetahui bahwa kualitas udara Makassar dalam dua hari terakhir masuk kategori sangat tidak sehat,” sambung Andi Zulkifly.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektor bersama BMKG dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), penurunan kualitas udara diduga dipengaruhi asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari sejumlah wilayah, serta polusi kendaraan bermotor di dalam kota.

Selain membagikan masker, Pemkot Makassar meminta pihak sekolah mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk sementara waktu.

Zulkifly meminta kepala sekolah dan guru memperbanyak kegiatan belajar di dalam kelas, termasuk membatasi olahraga dan aktivitas bermain di lapangan selama kualitas udara belum membaik.

“Kami mengimbau siswa menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan serta mengurangi kegiatan yang meningkatkan paparan terhadap udara tercemar,” imbuh mantan Camat Ujung Pandang itu.

Zulkifly berharap, seluruh warga ikut berperan menjaga lingkungan, menghindari pembakaran sampah, dan membiasakan perilaku yang mengurangi pencemaran udara.

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Dari Lontara+ hingga Command Center, Makassar Perkuat Layanan Publik Berbasis Digital

Sulsel

Duduk Bareng Pemkot, Petinggi Pertamina Bongkar Skema Baru Atasi Antrean Solar di Makassar

Sulsel

Pimpin Apel Gabungan, Bupati Daeng Manye Tekankan Disiplin ASN di Lingkup Pemkab Takalar

Sulsel

TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch

Makassar

Suwardi Thahir Tegaskan Kontingen PWI Sulsel Siap Unjuk Gigi di Porwanas XV Lampung

Sulsel

Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja

Sulsel

Sekda Pimpin Rapat Lintas Sektor, Pemkot Makassar Perkuat Penanganan Kabut Asap

ENREKANG

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM BPD Pattonddonsalu