
MEDIASINERGI.CO WAJO — Wakil Bupati Wajo, H. Amran, SE meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan sosialisasi dan meluruskan isu-isu terkait penanganan Corona di daerah ini.
“Tantangan kita adalah bagaimana menjawab berita-berita hoax terkait penanganan Corona, termasuk kita di Wajo,” ujarnya pada Rapat Pimpinan (Rapim) Kewaspadaan dan Kesiapan Penanganan Virus Corona atau Covid 19, di ruang pimpinan Kantor Bupati Wajo, 18 Maret 2020.
Amran SE menyebutkan sejumlah berita atau isu yang muncul terkait penanganan Corona di Wajo. Salah satunya isu mengenai pelarangan shalat Jum’at dan peringatan Isra’ Mi’raj. Ini harus dijawab secara bijak.
“Pemkab tidak pernah mengeluarkan larangan tersebut, tetapi kami hanya menghimbau agar dalam pelaksanaan ibadah dan peringatan Isra’ Mi’raj agar menjaga kebersihan tempat ibadah agar potensi penyebaran virus menjadi kecil, ” jelasnya.
Sebelumya, Pemkab Wajo bersama Forkopimda telah melakukan rapat koordinasi penanganan CORVID 19 yang Dipimpin oleh Bupati Wajo dan menghasilkan 8 keputusan yakni:
1. Meliburkan PAUD/MDA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, Perguruan Tinggi dengan melakukan aktivitas belajar di rumah masing-masing mulai tgl 17 Maret sampai dengan 2 April 2020.
2. Meniadakan atau menunda sementara waktu segala bentuk event atau kegiatan baik indoor maupun outdoor baik yg dilaksanakan pemerintah maupun swasta yang melibatkan banyak orang sampai batas waktu yang kondusif.
















