Home / Nasional

Selasa, 8 Desember 2020 - 16:45 WIB

Menlu Retno Marsudi: Diplomasi Vaksin Terus Dilanjutkan untuk Mengawal Vaksinasi COVID-19

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan keterangan pers kedatangan vaksin Covid-19 terutama mengenai diplomasi vaksin di Jakarta, Senin, 7 Desember 2020. Sebanyak 1,2 juta vaksin siap pakai tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu 6 Desember 2020 malam dan kemudian dikirim ke PT Biofarma, Bandung.FOTO: Dok.KPCPEN

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan keterangan pers kedatangan vaksin Covid-19 terutama mengenai diplomasi vaksin di Jakarta, Senin, 7 Desember 2020. Sebanyak 1,2 juta vaksin siap pakai tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu 6 Desember 2020 malam dan kemudian dikirim ke PT Biofarma, Bandung.FOTO: Dok.KPCPEN

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Upaya menghadirkan vaksin untuk negeri merupakan kerja lintas kementerian dan lembaga untuk bersama-sama bangkit dari pandemi. Salah satu elemen penting dari upaya ini adalah diplomasi vaksin, baik lewat jalur bilateral dengan berbagai negara dan produsen vaksin di dunia, maupun kerjasama multilateral.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dalam Keterangan Pers yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin 7 Desember 2020 mengatakan Diplomasi aktif untuk mendukung upaya ketersediaan vaksin dengan tugas utama membuka akses, meratakan jalan dan mengatasi berbagai kendala yang muncul.

Baca Juga:  Konjen Australia Bersama Monash University Temui Wali Kota Danny Bahas Program RISE

Salah satu implementasi diplomasi vaksin dilakukan Menteri Luar Negeri ketika pada Agustus 2020 bersama Menteri BUMN ditugaskan untuk membuka akses kerjasama dengan beberapa pengembang vaksin, termasuk Sinovac. “Pada Oktober tugas serupa kami jalankan termasuk menjajaki kerjasama dengan AstraZeneca dan kerjasama vaksin multilateral melalui Gavi COVAX Facility,” jelasnya.

Terkait kerjasama dengan Sinovac dan kehadiran 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac dalam bentuk jadi pada hari Minggu (6/12) lau, Menteri Retno Marsudi menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang baik berbagai pihak, termasuk koordinasi intensif dengan pemerintah RRT.

Baca Juga:  Alhamdulillah Saudi Izinkan 1 Juta Jemaah Beribadah Haji, Menag: Alhamdulillah, Calhaj Indonesia Bisa Berangkat

“Bahkan, di satu dua minggu terakhir, komunikasi dengan otoritas RRT dilakukan hour by hour. Kami mengapresiasi kepada Pemerintah dan otoritas RRT yang telah memberikan kerjasama yang baik selama ini. Kemudian peranan KBRI Beijing yang menjembatani komunikasi dengan otoritas RRT dan Sinovac tentunya juga sangat vital,” ungkapnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Gema Paskah Nasional 2026, Saat Puluhan Ribu Umat dan Tokoh Bangsa Bersatu di Manado

Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL

Nasional

Menlu Sugiono Ucapkan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit UNIFIL di Lebanon

Jakarta

PWI: Kemerdekaan PERS Bagian dari HAM

Nasional

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Nasional

Zugito Serahkan Hasil Konkernas PWI 2026 ke Ketua Umum Akhmad Munir

Nasional

Sanlat yang Beda: Menaker Bekali Pramuka agar Siap Kerja di Era AI

Nasional

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch Diperpanjang 24 Maret 2026