Salah satu pengrajin yang dikunjungi Dekranasda Sinjai di Desa Pasimarannu, sebut saja Ery menunjukkan hasil kerajinan tangan rajutan tali yang diolah menjadi tas, hiasan dinding, sepatu, dan perabotan lainnya.
Ia menuturkan, industri mandiri yang dilakukannya belum banyak dikenal dan hanya dipasarkan kepada masyarakat sekitar.
Di lokasi lainnya yakni di Desa Sanjai, Kelompok Usaha Anyaman Daun Lontar “Melati” yang berada di bawah asuhan Muli, juga mendapat kunjungan dari Dekranasda Sinjai.
Kerajinan tangan kelompok tersebut berupa anyaman daun lontar yang diolah menjadi tempat parcel, tempat tissue dan sebagainya.
Hj. Andi Nurhilda menyampaikan kepada pengurus Dekranasda yang ikut mendampingi dalam kunjungan itu, agar para pelaku usaha tersebut diberikan sarana dan pra sarana untuk membagikan ilmunya kepada masyarakat lainnya.
“Kita lihat sendiri bahwa para pengrajin tersebut memiliki bakat luar biasa dalam bidang industri rumahan dan kerajinan. Hasil yang diproduksi pun memiliki kualitas yang baik dan menarik,” ujarnya.
















