Home / Advertorial / Sulsel

Rabu, 21 Juli 2021 - 15:03 WIB

Bersama Kodim 1406, Pemkab Wajo Tanam 1.860 Pohon di Desa Mattirowalie

MEDIASINERGI.CO WAJO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo di bawah kepemimpinan Bupati Wajo, Amran Mahmud, punya cita-cita mewujudkan kawasan pertanian terpadu. Ada banyak tujuan yang ingin dicapai di balik itu.

Demi tercapainya tujuan tersebut, Amran Mahmud mengajak dan menyerukan masyarakat menjaga keseimbangan alam dengan menggalakkan penanaman pohon untuk menghijaukan kembali lahan kritis.

Baca Juga:  Bupati Wajo Harapkan Semua Pihak Dukung Keberadaan Kampung Tangguh

Seruan itu disampaikan Amran Mahmud saat menghadiri acara Penanaman Sejuta Pohon di Desa Mattirowalie, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Rabu 21 Juli 2021. Tanam pohon ini dilaksanakan bersama Kodim 1406/Wajo.

“Memulihkan kembali lahan yang kritis ini dibutuhkan gerakan bersama, tidak hanya pemerintah daerah, tetapi berbagai elemen masyarakat,” ucap Amran Mahmud.

Baca Juga:  DPR Ribut dengan Mendag Soal Migor Masih Langka

Amran Mahmud menjelaskan, pemerintah daerah terus mendorong dan mengajak masyarakat untuk sadar lingkungan dengan menjaga keseimbangan alam.

Menurutnya, saat ini sudah banyak lahan yang sudah rusak sehingga tidak lagi mampu menjadi penahan air jika hujan. Imbasnya sering kali terjadi banjir dan erosi serta kerusakan lingkungan lainnya.

Share :

Baca Juga

PINRANG

Pemkab Pinrang Gelar Malam Ramah Tamah Bersama Tokoh Masyarakat, Veteran Dan Anggota Paskibraka

Haji

PT. Darussalam Wisata Gelar Bimbingan Manasik Haji Khusus

Sulsel

Wali Kota Munafri Pimpin Gladi Bersih Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Karebosi

Sulsel

PWI Sulsel Panggil Wartawan Berbakat Gabung Tim Porwanas XV Lampung 2027

Sulsel

DBR: IAS Bawa Energi Baru, Golkar Sulsel Siap Bangkit dan Rebut Kemenangan

Sulsel

IAS ke Wajo: Jangan Bicara Pilgub, Solidkan Dulu Golkar

Sulsel

Porseni HUT RI di Balai Kota Makassar: Meriah dengan Lomba, Kompak Pilah Sampah

Sulsel

HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Semarakkan Perayaan Lomba Lingkup SKPD hingga Tingkat RT/RW