MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto akhirnya membuktikan perkataannya dalam memberikan sanksi berupa pencopotan direksi dan dewan pengawas Persuda Makassar. Seluruh Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Daerah (Perusda) akhirnya dicopot.
Dilansir dari Portalmakassar.com, Walikota Danny pun terang-terangan menyebut alasan pencopotan para Direksi dan Dewas di enam Perusda Makassar. Alasan Danny Pomanto membubarkan seluruh Direksi dan Dewas Perusda karena tak berkontribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar.
Menurut Danny, bentuk perumda tak cocok lagi, karena seluruh PD tersebut tidak memberi kontribusi pendapatan untuk Pemkot Makassar. Padahal Perusda tujuannya untuk menopang pendapatan Pemkot dalam bentuk PAD.
Danny Pomanto menilai pejabat di lingkup Perusda tidak becus dalam bekerja. Sehingga Danny beralasan membubarkan PD tersebut lalu membuat skema baru agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut bisa mandiri.
Ia menunjuk lima orang kepercayaannya untuk menuntaskan masalah di tubuh BUMD. “Saya membentuk tim sesuai visi misi saya perombakan total BUMD,” ucap Danny Pomanto, Selasa (7/12/2021).
Dimana tim tersebut diketuai Sekkot Makassar M Ansar, dengan anggota Aminuddin Ilmar, Benny Iskandar, Kabag Ekonomi dan Kabag Hukum.
















