Home / Haji

Senin, 8 Mei 2023 - 09:12 WIB

Haji 2023, Petugas Melayani Jemaah dan Ramah Lansia

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Oleh Saifullah

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Pada musim haji tahun 1444H/2023 M, Kementerian Agama memiliki komitmen yang kuat meneguhkan kesuksesan pelaksanaan haji, dimana dengan jumlah jemaah haji Indonesia mencapai 221.000 orang, berada di peringkat pertama jumlah jemaah haji terbanyak di dunia.

Tentu ini menjadi tantangan tersendiri, tahun sebelumnya pasca covid-19, Indeks Kepuasan Jemaah Haji (IKJH) yakni 90.45 persen. Hal ini menjadi kebanggaan yang patut disyukuri, sekaligus tantangan dalam mempertahankan dan meningkatkan lagi.

Musim Haji 2023, Kementerian Agama mengangkat tagline “Haji Ramah Lansia” sebagai ikhtiar melayani jemaah lanjut usia, selain berusaha menjadikan jemaah lebih mandiri. Dimana, terdapat 65.802 ribu Jemaah lansia yakni 33 % dari total Jemaah, ditambah lagi jemaah haji dengan resiko tinggi (resti).

Untuk memenuhi hajatan terbesar tersebut, Kemenag melakukan persiapan dan pembekalan yang matang, salah satunya menggembleng Petugas melalui bimbingan teknis selama 10 hari di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, mulai 6 – 16 April 2023, menghadirkan narasumber bekompeten di bidangnya masing-masing. Para petugas juga dilatih cara melayani lansia dan mengikuti Gladi Posko.

Meski dilaksanakan di bulan Ramadan, kegiatan ini berlansung sangat disiplin dan serius, pesertanya pun tetap semangat mengikuti semua momen dari berbagai tahapan hingga tuntas.

Baca Juga:  Bupati Gowa Turun Langsung Cek Pengerjaan Jalan Alternatif Pangkabinanga

Menteri Agama H Yaqut Cholil Qoumas, secara resmi membuka kegiatan nasional terintegrasi tersebut, diikuti 1.234 peserta terdiri atas 928 petugas Kementerian Agama dan 306 dari Kementerian Kesehatan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar menegaskan tema Haji Ramah Lansia tidak sebatas menjadi slogan. Layanan terhadap lansia ini dapat diwujudkan dalam layanan nyata di lapangan.

“Meski ada petugas layanan lansia, namun harus ditekankan bahwa semua petugas pada dasarnya adalah petugas ramah lansia,” ujarnya.

Terkait dengan tema haji ramah lansia ini Nizar juga mengatakan bahwa para petugas harus memperhatikan dua hal utama. Pertama, tersedianya sarana prasarana serta fasilitas penyelenggaraan ibadah haji yang mendukung kebutuhan serta memenuhi hak lanjut usia. Kedua, pelindungan dan pendampingan jemaah haji lansia yang mengalami keterbatasan fisik, mental, sosial, dan ekonomi.

Sementara, Inspektur Jenderal Kementerian Agama Faisal meminta seluruh calon petugas haji untuk berintegritas dalam bertugas, dengan selalu disiplin dan mengutamakan jemaah dalam tiap layanan.

“Kita harus samakan visi bahwa sebagai petugas haji harus dioptimalkan perannya untuk beribadah melayani umat. Jika ada yang tidak siap, silakan keluar dari barisan,” tegas Faisal.

Faisal menambahkan Itjen Kemenag juga akan mengawasi setiap kebijakan dan poses penyelenggaraan ibadah haji. “Termasuk hari ini, saya minta dipantau pelaksanaan Bimtek ini. Kalau dalam proses Bimtek ada yang tidak disiplin, informasikan ke saya supaya yang bersangkutan dicoret saja dari petugas haji,” ujarnya.

Baca Juga:  Tim TPKJM Pinrang Rujuk ODGJ Terlantar ke RSKD Dadi Makassar

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan Indeks Kepuasan Jemaah Haji (IKJH) tahun ini.

Bahkan, Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Arsyad Hidayat berulang kali pada berbagai kesempatan baik apel pagi atau ketika menyampaikan materi mengingatkan para petugas untuk menyiapkan diri agar dapat memberikan layanan maksimal kepada para Jemaah haji.

Arsyad mengatakan “Petugas harus siap!,” tak terkecuali dengan alasan apapun, karena ini merupakan komitmen dari awal dalam menjalani Jemaah haji di tanah suci.

“Kita adalah Khadam dhuyufurrahman, memiliki tugas yang sangat mulia, semua petugas harus saling berkomunikasi dengan baik, membangun sinergi mulai di tanah air hingga kepulangan nantinya. Mudah-mudahan segala keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun lalu (2022) memberikan semangat dan spirit agar minimal bisa sama dengan tahun lalu. Atau bahkan bisa lebih,” ujar Arsyad.

Bukan sekedar itu saja, PPIH Arab Saudi sebagai bentuk komitmennya melaksanakan tusi di tanah suci, berikrar siap melayani, membacakan maklumat petugas, menandatangani komitmen layanan dan pakta integritas.

Share :

Baca Juga

Haji

Pemkab Soppeng Melepas Keberangkatan 333 Jamaah Calhaj Kloter 21  

Haji

526 Jamaah Haji Kabupaten Pinrang Siap Di Berangkatkan

Advertorial

PT. Darussalam Wisata Gelar Sosialisasi Edukasi Haji & Umrah di Wajo, Target Jangkau 14 Kecamatan

Haji

Bupati Soppeng Terima Tiga Nakes Haji Kloter

Haji

Pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Makassar Kloter Pertama Berangkat 22 April 2026

Haji

22 Orang Jemaah Haji Embarkasi Makassar Wafat di Tanah Haram Makkah

Haji

Momen Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman Jabat Tangan Pangeran MBS di Istana Mina

Haji

Perjalanan Padang Arafah, Tingkatkan Kualitas Ibadah dan Keberkahan