Home / Nasional

Senin, 21 Agustus 2023 - 07:55 WIB

Atal Sabirin Depari: Demokrasi Harus Dibangun di Atas Kebudayaan

Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari

Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari

Oleh Willy Hangguman

MEDIASINERGI.CO JAKARTA– Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari mengemukakan demokrasi Indonesia harus dibangun di atas kebudayaan karena kebudayaan tidak pernah memecah belah, tapi justru menyatukan.

Atal S Depari mengatakan dalam konteks demokrasi pendekatan kebudayaan tidak memecah belah, tapi menyatukan.

“Kebudayaan tidak membenci, tapi menghargai, dan toleransi. Ia tidak hanya minta suara, tapi juga mau mendengar suara sekeras apa pun, dari rakyat pemilik suara,” kata Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari saat membuka sosialisasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2024 di Jakarta di tengah tahun politik Pemilu 2024.

Baca Juga:  Sesuai Jadwal, Gaji ke-13 PNS Bakal Cair Bulan Ini

AK PWI Pusat kembali digelar pada puncak Hari Pers Nasional 2024 di Jakarta di tengah rangkaian proses pesta demokrasi Pemilu 2024 atau di tengah tahun politik.

“Kalau kita bicara tentang kebudayaan, tahun 2017 UNESCO telah menyatakan Indonesia adalah super power di bidang kebudayaan,” katanya.

“Bahkan Presiden RI Joko Widodo menyebut berkali-kali DNA bangsa kita adalah kebudayaan,” tambah Atal.

Dalam konteks pesta demokrasi Pemilu 2024, PWI mendorong terwujudnya Pemilu yang tidak hanya jujur, adil, rahasia, tapi juga beradab.

Untuk mewujudkan itu, kita mesti berpulang pada politik yang berkebudayaan. “Kita selama ini telah terjebak pada politik transaksional,” katanya.

Baca Juga:  Pengurus PWI Pusat Laporkan HPN 2026 ke KSP, Harapkan Kehadiran Presiden

Politik transaksional telah merusak moral bangsa, dan maraknya praktik korupsi dari pusat hingga pelosok desa.

Kegiatan AK PWI Pusat merupakan adanya kesadaran bahwa pers dan kebudayaan tidak bisa dipisahkan.

“Pers dan kebudayaan memiliki hubungan yang sangat erat. Bahkan, kalau kita renungkan, bukankah pers lahir dari rahim kebudayaan,” jelasnya.

“Menurut Prof. Dr. Koentjaraningrat, kebudayaan meliputi alam gagasan/ide, alam sistem kemasyarakatan. dan alam benda/hasil karya,” katanya.

Dunia pers adalah dunia yang sarat dengan ide/gagasan untuk menegakkan kebenaran lewat informasi yang objektif.

Share :

Baca Juga

Nasional

Gema Paskah Nasional 2026, Saat Puluhan Ribu Umat dan Tokoh Bangsa Bersatu di Manado

Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL

Nasional

Menlu Sugiono Ucapkan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit UNIFIL di Lebanon

Jakarta

PWI: Kemerdekaan PERS Bagian dari HAM

Nasional

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Nasional

Zugito Serahkan Hasil Konkernas PWI 2026 ke Ketua Umum Akhmad Munir

Nasional

Sanlat yang Beda: Menaker Bekali Pramuka agar Siap Kerja di Era AI

Nasional

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch Diperpanjang 24 Maret 2026