Home / Sulsel

Jumat, 19 Januari 2024 - 14:32 WIB

Perlunya Ucapkan Syahadat Dalam Bentuk Ketauhid dan keimanan

DR KH Amir Mustafa (Ketua MUI Enrekang Saat  khutbah jumat di Masjid Jamiatul Khaeriyah Siwa 19 Januari 2024.

DR KH Amir Mustafa (Ketua MUI Enrekang Saat khutbah jumat di Masjid Jamiatul Khaeriyah Siwa 19 Januari 2024.

Oleh H Rukman Nawawi

Pelaksanaan khutba Jumat 19 Januari 2024 yang disampaikan Gurutta DR. KH. Amir Mustafa LC pada saat
di Masjid Jami’atul Khaeriyah Siwa Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan

Mengucapkan syahadat merupakan bentuk ketauhid dan keimanan yang sesungguhnya, yang kalimatnya merupakan bagian dari rukun islam yang pertama, selain shalat, zakat, puasa dan haji.

Kalimat syahadat yakni “Asyhaduan Laa Ilaaha ill Allah, wa asyhadu anna Muhammad Rasuulullah” ada dua, yaitu Bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah, dan bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Kalimat syahadat ini memiliki banyak keutamaan saat membaca kalimatnya. Maka keutamaan syahadat ini dapat dirasakan, jika diucapkan dan diterapkan dengan sungguh-sungguh dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Adnan Purichta Ichsan Tunjuk Tiga Plt Kepala Dinas Isi Jabatan Kosong.

Untuk memahami arti syahadat, berikut pengertian arti syahadat, pengucapan kalimatnya dan keutamaan membaca kalimatnya.

“Asyhaduan Laa Ilaaha ill Allah, wa asyhadu anna Muhammad Rasuulullah”

Kalimat syahadat yang sering diucapkan tersebut, termasuk dalam bentuk kesaksian yang terdiri dari dua kalimat, dengan arti atau pemaknaan yang berbeda.

Kalimat syahadat tersebut, berasal dari bahasa Arab yaitu syahida yang artinya terlah bersaksi. Sehingga arti syahadat adalah memberi kesaksian dan memberi pengakuan.

Syahadat yang terdiri dari dua kalimat bersaksi ini, bisa juga disebut dengan Syahadatain, yaitu Ayshadu An-la ilaha illallah artinya saya bersaksi tiada tuhan selain Allah, dan kalimat Wa Ayshadu Anna Muhammada Rasulullah, artinya dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Baca Juga:  Danny Pomanto: Idul Adha Momentumnya Persatuan dan Kekompakan

Arti syahadat adalah sebuah kesaksian dan pengakuan, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT. Syahadat juga termaksud kalimat tauhid, yang dijadikan sebagai pondasi pertama bagi seseorang yang menjadi seorang Muslim.

Kalimat syahadat termasuk dalam kalimat ikrar atau sumpah bagi orang Muslim, agar bersedia menerapkan ikrar tersebut dalam kehidupan sehari-hari, bahwa umat Muslim bersaksi tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Dengan mengucapkan kalimat syahadat, maka seorang Muslim harus melakukan kesaksian dan mengaku dalam kehidupan sehari-hari, dengan beribadah kepada Allah SWT, menjauhi larangannya, dan mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Solusi Krisis Air Bersih, Munafri Kerahkan Mobil Tangki ke Puluhan Titik dan Siapkan 18 SPAM Jangka Panjang

ENREKANG

Bank Sampah Massenrempulu Diresmikan, Ekonomi Hijau Bergerak

PINRANG

DPRD Pinrang Menyepakati Nota Kesepakatan Rancangan KUPA dan PPASP Tahun Anggaran 2026

Sulsel

Kunker Sekjen PU, Apri Artoto, Mengapresiasi Program MYP Pemprov Sulsel

SOPPENG

Raih Kinerja Terbaik, Pemkab Soppeng Sampaikan Selamat Kepada Mentan A Amran Sulaiman

SOPPENG

Ny Hj Suarni Suwardi Melantik Kader Sekaligus Membuka Sosialisasi KISAK

Sulsel

Hingga September 2026, Pemkot Makassar Kuasai PSU 221 Perumahan Senilai Rp6,93 Triliun

Sulsel

Munafri Titip Tugas Khusus untuk Kepala UPT TPA Tamangapa: Benahi Sistem, Rangkul Warga