Home / Sulsel

Rabu, 8 Mei 2024 - 16:14 WIB

Serius Persiapkan Tenaga Magang Luar Negeri, Pj Bupati Teken MoU dengan LPK Yayasan Shin Indonesia

MEDIASINERGI.CO TAKALAR — Selaku pemerintah kita dituntut untuk bisa melakukan intervensi bagaimana mengatasi berbagai permasalahan di Takalar. Salah satunya adalah masalah pengangguran.

Setidaknya ada dua cara dalam mengatasi masalah pengangguran, yaitu menguatkan mereka untuk secara mandiri terserap dan bisa masuk kepasar kerja dan memfasilitasi mereka untuk bisa masuk ke pasar kerja.

Hal itu diungkapkan Pj Bupati Takalar, Dr. Setiawan Aswad, M.Dev, Plg dalam Rapat Koordinasi dengan LPK Yayasan Shin Indonesia di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Takalar, Rabu 8 Mei 2024.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menyelesaikan suatu permasalahan, kita beruntung karena ada swasta dan masyarakat yang ambil bagian dalam mengatasi hal tersebut,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah harus bisa mencarikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan membekali dengan keahlian dan penguatan kapasitas sehingga mereka bisa terserap masuk kepasar kerja.

Untuk mempersiapkan itu semua, hari ini kita kedatangan tamu yang akan membantu kita dalam penyerapan tenaga kerja di Jepang yang diperkuat dengan penandatangan MoU.

“Ini sebuah aset buat kita untuk membangun akses ke Jepang. Kita siapkan pemuda untuk magang di Jepang, tetapi alangkah baiknya mengembangkan pertanian di Takalar sebagai pembelajaran sebelum mereka diberangkatkan ke Jepang. Harus ada gerakan bersama stakeholder dalam pengembangan keterampilan masyarakat sehingga dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraannya,” pungkas Setiawan.

Sementara itu, Ketua LPK Yayasan Shin Indonesia Syamsuri dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Yayasan Shin Indonesia berdiri sejak tahun 2015 dan tahun 2017 kami mendapat kepercayaan dari Kementerian Tenaga Kerja RI selaku penyelenggara Program Pemagangan Khusus Luar Negeri khususnya di Jepang.

“Ada 4 program dilaksanakan selama ini, yaitu tenaga magang manufaktur, tenaga terampil, engineering dan pogram study. Alhamdulillah sejak tahun 2017 sampai saat ini, kami sudah mengirimkan tenaga magang 569 orang,” jelasnya.

Terkait program pemagangan, tahun 2024 ada perubahan regulasi yang baru, program sebelumnya yang dilaksanakan kementerian tenaga kerja datangnya cuman sekali, dalam artian begitu selesai kontrak akan kembali ke Indonesia dan tidak bisa lagi kembali ke Jepang.

Tetapi dengan regulasi yang baru, jika kontrak sudah berakhir ada peluang untuk kembali ke Jepang dengan kontrak kerja bisa sampai 10 tahun dengan dilakukan tes tambahan.

“Dalam pelatihan kita menerapkan sistem yang ada di Jepang, baik kedisiplinan waktu, aturan pelaporannya dan konsultasi. Sehingga teman-teman magang akan terbiasa dengan sistem yang ada di Jepang,” jelasnya.

Diakhir rapat, dilanjutkan dengan penandatangan kesepakatan bersama antara Pemda Takalar dengan Yayasan Shin Indonesia tentang seleksi, pendidikan dan pelatihan serta pengiriman peserta program pemagangan luar negeri (Program Magang Jepang) dan program SWW (Spesified Skilled Worker) yang disaksikan Forkopimda Takalar, Pimpinan OPD Lingkup Takalar, Pimpinan Cabang Perbankan Takalar.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Terima Audiens Danyon 432/Kostrad, Bupati Daeng Manye Bahas Latihan di Takalar

Sulsel

Pemkot Makassar Turun ke Sekolah, Lindungi Siswa dari Ancaman Kabut Asap

PINRANG

UPT SDN13 Pinrang Menjuarai Festival Tunas Bahasa Ibu

Sulsel

Dari Lontara+ hingga Command Center, Makassar Perkuat Layanan Publik Berbasis Digital

PINRANG

Pemerintah Kabupaten Pinrang Menyalurkan 700 unit Bantuan Pompa Kepada Petani

Sulsel

Pantau Kabut Asap di BMKG, Wali Kota Munafri Siapkan Solusi Konkret

PINRANG

Bupati Pinrang Meminta Pengawasan dan Ketersediaan Gas Bersubsidi Dilakukan Secara Berkelanjutan

Sulsel

Wali Kota Munafri Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

Tinggalkan Komentar