Laporan: Manaf Rachman
MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Animo masyarakat untuk memiliki perumahan yang layak huni terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Namun tingginya kebutuhan itu tidak dibarengi dengan tambahan kuota yang ditentukan oleh pemerintah, karena sejak bulan Juli 2024 alokasi kebutuhan rumah bersubsidi di Sulsel sudah habis sebanyak 166.000 unit.
Untuk itu, REI Sulsel mengusulkan adanya tambahan kuota pembangunan rumah bersubsidi sebanyak 34.000 unit yang hingga kini belum direspon pemerintah.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel, Mahmud Lambang kepada wartawan saat menghadiri acara Malam Pengantar Tugas Kapolda Sulsel, di Hotel Fourpoint Makassar, Rabu, 2 Oktober 2024.
Dikatakan, para pengembang rumah di Sulsel sangat mengharapkan adanya penambahan quota pembangunan perumahan baru di Sulsel, karena daerah ini memiliki pertumbuhan perumahan cukup tingg, sehingga perlu perhatian yang besar.
Ketua REI Sulsel berharap, agar pemerintahan baru yang dipimpin Prabowo Subianto berkomitmen untuk merealisasikan program pembangunan perumahan bersubsidi sebanyak 3 juta unit, demi untuk memenuhi kebutuhan rumah bersubsidi di Indonesia.
















